Ternyata 3 Jenis Beras Ini Sebaiknya Tidak Dimasak Pakai Rice Cooker

CNN Indonesia
Senin, 16 Mar 2026 02:00 WIB
Ilustrasi. Tidak semua jenis beras bisa dimasak dengan rice cooker. (iStockphoto/yipengge)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rice cooker menjadi salah satu peralatan dapur yang hampir selalu bisa ditemui di setiap rumah. Alat ini memudahkan proses memasak nasi karena cukup menambahkan beras dan air, lalu menunggu hingga matang.

Meski praktis, ternyata tidak semua jenis beras cocok dimasak menggunakan rice cooker. Beberapa jenis beras justru bisa menghasilkan tekstur yang terlalu lembek atau tidak matang dengan baik jika dimasak dengan cara ini.

Jenis beras yang sebaiknya tidak dimasak di rice cooker

Melansir dari The Takeout, chef sekaligus penulis buku Maricel's Simply Asian Cookbook, Maricel Gentile, menjelaskan bahwa rice cooker bekerja paling baik untuk beras utuh dan kering yang menyerap air secara stabil saat dimasak.

Sebaliknya, ada beberapa jenis beras yang kurang cocok dimasak menggunakan alat ini. Berikut di antaranya.

1. Beras instan

Beras instan merupakan beras yang sudah dimasak sebelumnya lalu dikeringkan. Karena itu, beras ini sebenarnya hanya membutuhkan sedikit air untuk direhidrasi.

Jika dimasak di rice cooker dengan takaran air seperti beras biasa, beras instan akan menyerap terlalu banyak air. Akibatnya, nasi bisa menjadi terlalu lembek dan bertekstur seperti bubur karena pati di dalamnya keluar berlebihan.

2. Beras untuk risotto

Beras khusus risotto juga termasuk jenis beras yang sebaiknya tidak dimasak menggunakan rice cooker. Jenis beras ini biasanya dimasak dengan teknik khusus yang membutuhkan penambahan cairan secara bertahap sambil terus diaduk.

Proses tersebut membantu menghasilkan tekstur risotto yang creamy. Rice cooker yang bekerja secara otomatis tidak mampu menyesuaikan teknik memasak tersebut, sehingga hasilnya biasanya tidak maksimal.

3. Beras ketan

Sticky rice atau beras ketan sebenarnya masih bisa dimasak menggunakan rice cooker, tetapi perlu perhatian khusus.

Menurut Gentile, beras ketan menyerap air dengan sangat cepat dan menghasilkan banyak pati. Jika takaran air terlalu banyak, nasi ketan bisa menjadi terlalu lengket atau menggumpal.

Beberapa rice cooker modern memang memiliki pengaturan khusus untuk memasak ketan. Namun, pada rice cooker sederhana yang hanya memiliki fungsi 'cook' dan 'warm', pengaturan air dan suhu menjadi lebih terbatas sehingga hasilnya sering tidak konsisten.

[Gambas:Video CNN]

Selain memilih jenis beras yang tepat, cara menggunakan dan merawat rice cooker juga memengaruhi kualitas nasi yang dihasilkan. Jika tidak digunakan atau dibersihkan dengan benar, nasi yang dimasak di rice cooker bisa lebih cepat rusak atau basi.

Dikutip dari berbagai sumber, salah satu faktor yang dapat menyebabkan nasi cepat rusak saat disimpan di rice cooker adalah kebersihan. Rice cooker yang jarang dibersihkan, kemudian menyisakan nasi lama sebelum memasak nasi baru, dapat menjadi tempat berkumpulnya uap air dan bakteri. Bakteri tersebut bisa kembali jatuh ke nasi dan mempercepat proses pembusukan.

Selain itu, kualitas beras juga jadi perhatian utama. Beras dengan kualitas rendah atau beras yang sudah lama disimpan biasanya memiliki kadar air lebih tinggi sehingga nasi lebih mudah basi.

Untuk menjaga nasi tetap awet dan berkualitas, penting untuk memastikan rice cooker selalu bersih, menggunakan beras berkualitas baik serta tidak menyimpan nasi terlalu lama.

(anm/asr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK