5 Tanda Anak Mulai Bisa Berpikir Kritis, Tak Cuma Cerewet Banyak Tanya

CNN Indonesia
Senin, 07 Sep 2026 06:01 WIB
Tanda anak yang mulai berpikir kritis tak semata-mata dilihat dari kebiasaan si kecil yang banyak bertanya.
Ilustrasi. Tanda anak yang mulai berpikir kritis tak semata-mata dilihat dari kebiasaan si kecil yang banyak bertanya. (iStockphoto)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Tanda anak yang mulai berpikir kritis tak semata-mata dilihat dari kebiasaan si kecil yang banyak bertanya. Lantas, apa tandanya?

Kemampuan berpikir kritis dibutuhkan untuk setiap orang. Pada anak, fondasi berpikir kritis umumnya bisa muncul sejak usia 4 tahun. Di tahap ini, anak mulai mengembangkan kemampuan berpikir kritis dalam tingkat sederhana.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kemampuan berpikir kritis anak akan berkembang seiring pertambahan usia. Kemampuan ini dibutuhkan untuk memahami, menilai, dan mengambil keputusan berdasarkan alasan tertentu.

Tanda anak mulai berpikir kritis

Yang perlu dipahami, sikap ngeyel tak berarti menandakan si kecil berpikir kritis. Anak yang banyak membantah belum tentu berpikir kritis.

Pada kemampuan ini, hal-hal yang lebih penting untuk dilihat adalah kemampuan anak untuk bertanya, kemampuan mencari alasan, hingga kemampuan mempertimbangkan kemungkinan.

Merangkum berbagai sumber, berikut beberapa tanda anak mulai berpikir kritis.

1. Tidak langsung percaya pada jawaban orang dewasa

Anak yang mulai mengembangkan kemampuan berpikir kritis tidak akan begitu saja menerima jawaban orang dewasa. Pada tahap ini, anak mulai bertanya 'kenapa?' atau 'kok bisa?' saat merespons jawaban.

Menukil penelitian yang dipublikasikan dalam Journal of Experimental Child Psychology (JECP), kebiasaan di atas tak cuma sekadar menggambarkan anak yang banyak bertanya.

Pertanyaan-pertanyaan itu memperlihatkan bahwa si kecil mulai menghubungkan informasi dan mencari penjelasan yang masuk akal.

2. Punya alasan saat menyampaikan pendapat

Sebuah ulasan yang diterbitkan dalam jurnal Thinking Skills and Creativity menyebutkan, kemampuan memberikan alasan menjadi salah satu karakteristik critical thinking yang paling sering muncul dalam kajian penelitian anak usia dini.

Misalnya, si kecil menolak untuk mengenakan sepatu tertentu. Ia tak bakal cuma berkata 'Aku enggak mau'. Lebih dari itu, ia akan menolak sambil memberikan alasan seperti 'Aku enggak mau pakai sepatu itu karena solnya licin'.

3. Mau mengubah pendapat saat menemukan informasi baru

Pendapat akan suatu hal akan terus berkembang seiring adanya penemuan-penemuan anyar. Hal ini juga berlaku pada anak.

Misalnya, si kecil sudah berpikir bahwa kucing takut dengan anjing. Namun, suatu hari ia melihat kucing bisa bermain bersama anjing. Dari sana, si kecil mengubah pendapat bahwa ada juga kucing yang tidak takut pada anjing.

Dengan begitu, artinya anak mulai memahami bahwa pendapat bisa berubah saat bukti yang ada berubah.

4. Mulai mengatakan 'aku enggak tahu' atau 'aku cuma kira-kira'

Dalam hal ini, anak mulai bisa membedakan apa yang dia ketahui dengan apa yang hanya diduganya. Hal ini berkaitan dengan metacognition atau kemampuan memonitor dan mengevaluasi proses berpikir sendiri.

Misalnya, saat orang tua bertanya mengapa tas anak terlihat sedikit basah, maka si kecil akan menjawab, 'Aku enggak tahu pasti, mungkin karena tadi hujan gerimis'.

Masih dalam penelitian yang diterbitkan JECP, studi pada anak usia 4-6 tahun menemukan bahwa kemampuan memonitor keyakinan dan menggunakan pertanyaan yang efektif untuk memecahkan masalah meningkat seiring pertambahan usia.

5. Mulai mempertanyakan aturan, bukan sekadar menolaknya

Sekali lagi, ngeyel atau membantah bukan berarti kritis. Jika bantahan atau penolakan diiringi dengan pertanyaan, maka itu bisa disebut kritis.

Misalnya, si kecil mulai bertanya, 'Kenapa aku harus tidur sekarang?' atau 'Kenapa kalau selesai makan enggak boleh main?'.

Mulai mempertanyakan alasan di balik sebuah aturan dan mencoba memahami apakah aturan itu masuk akal menandakan kemampuan berpikir kritis anak yang mulai terlihat.

(asr)