Catat, Ini 5 Kebiasaan Pagi Orang Indonesia yang Bisa Merusak Jantung

CNN Indonesia
Kamis, 26 Mar 2026 07:47 WIB
Banyak orang Indonesia memulai pagi dengan kesibukan. Padahal, tanpa disadari, ada banyak kebiasaan pagi yang merusak jantung, yang dilakukan tanpa disadari.
Ilustrasi. Ada beberapa kebiasaan pagi orang Indonesia yang bisa merusak jantung. (istockphoto/Ivan-balvan)

3. Lupa makan buah dan sayur

Pagi yang sibuk membuat banyak orang tak punya waktu untuk menyiapkan sarapan sehat bergizi lengkap. Akibatnya, buah dan sayur pun terlupakan begitu saja. Padahal, serat menawarkan perlindungan terhadap jantung.

Sayangnya, sebagian besar orang tidak mencapai kebutuhan asupan serat harian sebanyak 28 gram (g). Tak ada juga kandungan serat dalam makanan olahan seperti roti dan sosis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serat larut adalah jenis serat yang baik untuk jantung. Serat ini mengikat kolesterol di usus dan mengeluarkannya dari tubuh melalui feses.

Untuk menambahkan serat larut dalam menu pagi, pertimbangkan sarapan oatmeal beserta buah-buahan. Jika perlu, semangkuk salad dan telur rebus juga ideal untuk pagi hari.

4. Langsung minum teh atau kopi, tapi lupa minum air

Sebagian besar orang Indonesia menjadikan segelas teh atau kopi sebagai minuman pertama di pagi hari. Wajar saja, kedua minuman berkafein itu memang bisa membuat tubuh jadi lebih segar untuk memulai hari.

Hanya saja, kebiasaan itu perlu ditinggalkan. Tak jarang, kebiasaan langsung ngeteh atau ngopi di pagi hari membuat banyak orang lupa minum air mineral.

Ilustrasi kopiIlustrasi. Langsung ngeteh dan ngopi, salah satu kebiasaan pagi yang merusak jantung. (Padurariu Alexandru)

Padahal, mengutip Times of India, tubuh mengalami dehidrasi ringan setelah tidur semalaman. Mengabaikan segelas air pertama membuat darah menjadi lebih kental hingga memaksa jantung untuk memompa lebih beras.

Sebuah tinjauan menemukan, dehidrasi ringan dapat memengaruhi viskositas darah dan tekanan darah. Keduanya merupakan faktor risiko utama penyakit jantung.

5. Olahraga terburu-buru, lupa pemanasan

Olahraga pagi memang disarankan bagi siapa saja. Olahraga juga dipercaya dapat meningkatkan kesehatan jantung.

Sayangnya, waktu yang sempit membuat banyak orang langsung menghajar tubuhnya untuk melakukan olahraga berat tanpa pemanasan.

Misalnya, kamu bangun jam 5 pagi, tapi jam 7 pagi harus berangkat kerja. Waktu yang tersisa untuk berolahraga pun semakin minim. Pemanasan pun terlupakan.

Padahal, memaksa tubuh untuk melakukan olahraga intensitas cukup tinggi secara tiba-tiba dapat berisiko bagi jantung, terutama saat pembuluh darah masih kaku setelah bangun tidur.

Penelitian menemukan, aktivitas fisik mendadak di pagi hari dikaitkan dengan peluang tinggi serangan jantung. Pemanasan dibutuhkan untuk mengurangi guncangan pada jantung dan menurunkan risikonya.

Nah, coba hindari beberapa kebiasaan pagi merusak jantung di atas, yang tanpa disadari banyak dilakukan oleh orang Indonesia.

(asr) Add as a preferred
source on Google

HALAMAN:
1 2