Bolehkah Mandi saat Demam? Begini Anjurannya

CNN Indonesia
Selasa, 31 Mar 2026 19:30 WIB
Ilustrasi. Sebenarnya, tak ada aturan yang melarang orang demam harusnya tidak mandi. (istockphoto/skynesher)
Jakarta, CNN Indonesia --

Apakah demam boleh mandi? Pertanyaan ini kerap muncul saat tubuh terasa lemas dan suhu meningkat.

Sebagian orang memilih menghindari mandi karena khawatir kondisi memburuk, sementara lainnya justru merasa lebih nyaman setelah mandi. Lalu, mana yang benar?

Jawabannya, keduanya bisa benar, tergantung kondisi tubuh dan cara melakukannya. Mandi saat demam umumnya diperbolehkan, bahkan bisa membantu meredakan rasa tidak nyaman.

Namun, ada beberapa hal penting yang perlu diperhatikan agar manfaatnya optimal dan tidak menimbulkan efek sebaliknya.

Bolehkah mandi ketika demam?

Secara umum, orang yang sedang demam tetap boleh mandi. Dalam beberapa kondisi, mandi bahkan dianjurkan karena dapat membantu tubuh terasa lebih segar. Meski begitu, ada aturan yang perlu diikuti.

Berikut penjelasannya:

1. Mandi membantu menurunkan suhu tubuh

Saat demam, suhu tubuh meningkat sebagai respons melawan infeksi. Mandi dengan air hangat atau suam kuku dapat membantu melepaskan panas secara perlahan.

Efeknya, tubuh terasa lebih ringan dan nyaman. Banyak orang juga merasa lebih segar setelah mandi, meski belum sepenuhnya pulih.

Namun, perlu diingat, mandi bukan pengganti obat. Jika Anda mendapatkan obat penurun demam dari dokter, tetap konsumsi sesuai anjuran.

2. Hindari air dingin

Kesalahan yang sering terjadi adalah mandi dengan air dingin saat demam. Padahal, ini justru bisa memperburuk kondisi.

Air dingin dapat memicu tubuh menggigil. Saat menggigil, tubuh akan memproduksi lebih banyak panas, sehingga suhu tubuh bisa semakin meningkat.

Karena itu, gunakan air hangat atau suam kuku agar tubuh tetap rileks tanpa memicu reaksi tersebut.

3. Membuat tubuh lebih nyaman

Demam sering disertai keringat berlebih yang membuat kulit lengket dan tidak nyaman. Mandi dapat membantu membersihkan keringat, sehingga tubuh terasa lebih segar.

Selain itu, menjaga kebersihan tubuh juga dapat mencegah iritasi kulit atau ruam yang bisa muncul akibat keringat berlebih.

4. Tidak perlu berselimut tebal

Banyak orang memilih menutup tubuh rapat dengan selimut saat demam. Padahal, hal ini bisa menjebak panas di dalam tubuh.

Setelah mandi, cukup gunakan pakaian yang nyaman dan tidak terlalu tebal agar suhu tubuh dapat turun secara alami.

5. Keramas boleh, asal segera dikeringkan

Keramas saat demam juga tidak masalah. Namun, pastikan rambut segera dikeringkan.

Rambut yang dibiarkan basah dapat membuat tubuh terasa lebih dingin dan tidak nyaman, terutama saat kondisi sedang lemah.

Kapan sebaiknya tidak mandi saat demam?

Meski umumnya aman, ada beberapa kondisi di mana mandi sebaiknya ditunda, seperti:

• Setelah operasi, terutama jika terdapat luka atau jahitan

• Saat tubuh sangat lemas dan berisiko jatuh

• Jika disertai kondisi medis tertentu yang membutuhkan penanganan khusus

Jika ragu, sebaiknya konsultasikan dengan dokter untuk memastikan kondisi Anda aman.

Sebagai alternatif, Anda bisa mengelap tubuh dengan handuk hangat. Cara ini tetap membantu menurunkan suhu tubuh dan menjaga kebersihan, serta sering digunakan pada bayi atau anak yang sedang demam.

Mandi saat demam boleh dilakukan dan bisa membantu tubuh terasa lebih nyaman. Kuncinya adalah menggunakan air hangat, tidak mandi terlalu lama, dan segera mengeringkan tubuh setelahnya.

Dengan cara yang tepat, mandi justru bisa menjadi bagian dari perawatan sederhana untuk membantu proses pemulihan.

(sac/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK