Saran Pakar ke Traveler: Hindari Kursi Pesawat Nomor 30A, 30E, dan 30F
Jangan salah mengira bahwa semua kursi kelas ekonomi di pesawat itu sama, karena ternyata tidak demikian. Ada kursi dengan nomor tertentu yang sebaiknya dihindari, kalau kamu tidak ingin penerbanganmu menjadi mimpi buruk.
Sebagian besar penumpang yang duduk di kursi ini mengaku menyesal. Lokasi kursi ini dinilai buruk dan menyulitkan penumpang. Oleh karena itu, ketika kamu memesan tiket penerbangan, sebaiknya hindari kursi dengan nomor-nomor ini.
Seperti dilansir Mirror, penumpang disarankan untuk menghindari kursi pesawat dengan nomor 30A, 30E, dan 30F. Seorang pakar perjalanan yang merupakan manajer operasional Transfeero, Andrea Platania mengungkapkan alasannya.
Lokasi Kursi Dekat Toilet
Kursi 30F dan 30E memiliki lokasi yang buruk, yaitu dekat dengan toilet. Selama penerbangan, penumpang akan melihat orang-orang hilir mudik keluar masuk dan mengantre di toilet. Kondisi ini akan mengganggu ketenangan dan kenyamanan kamu selama terbang.
"Ini bukan hanya tentang jarak yang dekat toilet, tapi ini juga tentang aktivitas yang konstan di sekitar Anda," kata Andrea, mengutip Mirror.
Lebih buruk lagi, di sekitar area ini mungkin akan menjadi titik pertemuan mendadak. Orang-orang akan banyak mengobrol sambil menunggu antrean. Ditambah lagi dengan lalu lintas yang ramai menimbulkan suara langkah kaki yang berisik.
"Pintu toilet terbuka dan tertutup, orang-orang mengobrol sambil menunggu, dan lalu lintas pejalan kaki secara umum terus bertambah. Jika Anda mengharapkan perjalanan yang tenang dan santai, kursi-kursi ini membuatnya jauh lebih sulit," lanjutnya.
Susah Dimiringkan
Alasan selanjutnya adalah kursi yang berada di baris 30 biasanya tidak bisa banyak dimiringkan. Tidak sebanyak kursi yang berada di baris depan, kursi dengan nomor 30A dan 30F memiliki ruang gerak terbatas sehingga sulit direbahkan.
Kursi nomor ini akan memunggungi dinding belakang atau dinding toilet. Sepele, tetapi bisa membuat tubuh luar bisa pegal begitu turun dari pesawat, apalagi jika penerbangan jarak jauh.
"Jika Anda berada di penerbangan dan berharap untuk beristirahat dengan nyaman, kursi ini memiliki perbedaan yang besar dan pada akhirnya Anda merasa jauh lebih lelah setelah mendarat," ujar Andrea.
Memakan Banyak Waktu
Kemudian yang tak kalah menjengkelkan adalah, kursi dengan nomor-nomor ini menuntut waktu lebih lama. Tidak direkomendasikan untuk pelancong yang sedang buru-buru, mengejar waktu transit, atau bahkan sedang terdesak dan harus keluar secepatnya.
Penumpang yang duduk di kursi ini sebagian besar kemungkinannya akan menjadi penumpang yang duduk dan turun paling terakhir. Mereka perlu menunggu lebih lama karena antrean di depan.
Orang-orang yang duduk di kursi depan akan turun terlebih dulu, sementara yang duduk di belakang mau tidak mau harus menjadi yang terakhir meninggalkan pesawat.
"Ini mungkin tidak terdengar seperti masalah besar, tetapi ketika Anda ingin segera turun atau memiliki urusan penting, duduk di sana bisa menyebabkan penundaan yang lama," tambahnya.
(ana/wiw)