Ketahui 6 Ciri Kepribadian Omnivert Ini, Apakah Kamu Termasuk?

CNN Indonesia
Rabu, 29 Apr 2026 02:00 WIB
Selain introvert dan ekstrovert, ada yang namanya omnivert. Seperti apa saja ciri kepribadian ini? Simak penjelasannya di sini.
Ilustrasi. Selain introvert dan ekstrovert, ada yang namanya omnivert. Apa saja ciri kepribadian ini? (iStockphoto/KatarzynaBialasiewicz)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Tak cuma introvert dan ekstrovert, ada pula jenis kepribadian omnivert. Ciri kepribadian omnivert tentu berbeda dengan jenis lainnya.

Orang ekstrovert biasanya sangat bersemangat jika dikelilingi banyak orang. Sebaliknya, orang introvert paling senang jika punya banyak waktu luang untuk diri sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun manusia tidak sepenuhnya hitam putih seperti itu. Ada beberapa orang yang kadang menunjukkan ciri ekstrovert sekaligus introvert. Nah, apakah mereka disebut sebagai omnivert?

Apa itu omnivert?

Mengutip The Behavorial Scientist, omnivert merupakan istilah yang digunakan untuk menggambarkan seseorang dengan karakteristik introversi dan ekstroversi, tergantung pada situasi dan konteksnya.

Konsep omnivert yang dipopulerkan oleh Carl Jung dan Myers-Briggs Type Indicator (MBTI) adalah menantang dikotomi tradisional antara introversi dan ekstroversi.

Omnivert menunjukkan fluiditas dan kemampuan beradaptasi dalam preferensi sosial dan tingkat energi mereka. Mereka bisa menyesuaikan perilaku dan temperamen sesuai dengan tuntutan lingkungan.

Adapun menurut Simply Psychology, omnivert memiliki semua karakteristik ekstrovert dan introvert. Seorang omnivert bisa ramah, pendiam, spontan dan perenung.

Namun, untuk seorang omnivert yang cenderung ke ekstrovert dan sosial, tidak akan menunjukkan indikasi karakteristik introvert mereka.

Jadi, omnivert adalah seseorang yang dapat merasa sangat introvert atau ekstrovert dalam situasi yang berbeda, dengan preferensi yang sering dan drastis berubah.

Ciri kepribadian omnivert

Dalam kegiatan sehari-hari, seorang omnivert mungkin akan sulit dikenali. Mereka cenderung bereaksi sangat berbeda, sesuai dengan lingkungannya. Namun ada beberapa ciri yang bisa dirasakan:

1. Perilaku yang bergantung pada konteks

Perilaku sosial dan tingkat energi omnivert dapat bervariasi tergantung pada faktor di sekitarnya seperti lingkungan, orang-orang yang berinteraksi dengan mereka dan keadaan emosional mereka saat ini.

Seorang omnivert mungkin akan bersemangat dan ramah dalam beberapa situasi, tetapi di situasi lainnya mereka mungkin lebih menyukai kesendirian serta introspeksi. Fleksibilitas ini memungkinkan mereka untuk menavigasi berbagai situasi sosial dengan mudah.

2. Manajemen energi

Seperti introvert, omnivert mungkin membutuhkan waktu sendirian untuk mengisi ulang energi mereka setelah berinteraksi sosial. Namun, seorang omnivert juga dapat memperoleh energi dari berinteraksi dengan orang lain, layaknya ekstrovert.

Omnivert dapat menyeimbangkan tingkat energi mereka dengan memilih secara strategis kapan harus terlibat dalam kegiatan sosial dan kapan harus menghabiskan waktu sendirian.

3. Kemampuan beradaptasi

Omnivert memiliki kemampuan untuk menyesuaikan perilaku mereka sesuai dengan tuntutan situasi. Mereka dapat nyaman beralih antara perilaku introvert dan ekstrovert.

Hal tersebut menjadikan seorang omnivert tangguh dalam berbagai konteks sosial. Kemampuan beradaptasi ini memungkinkan omnivert untuk menjalin hubungan dengan berbagai individu dan unggul dalam berbagai lingkungan.

4. Karakter yang sulit diprediksi

Omnivert dapat menampilkan karakteristik khusus seorang introvert atau ekstrovert. Seolah-olah, mereka hanya memiliki kepribadian itu saja.

Mereka dengan cepat beralih dari satu spektrum ekstrem kepribadian ke ekstrem lainnya. Intensitas karakter ini membuat mereka sulit diprediksi.

Omnivert dapat bertindak sangat ekstrovert dan bicara di depan umum tanpa masalah. Namun, keesokan harinya, seorang omnivert mungkin akan bertindak lebih introvert dan menghindari percakapan dengan orang lain.

5. Mood yang bervariasi

Para omnivert sering kali terlihat temperamental bagi orang-orang di sekeliling mereka. Hal itu karena omnivert dapat cepat mengubah kepribadian mereka, sulit untuk memprediksi bagaimana mereka akan berperilaku atau bereaksi terhadap situasi tertentu.

Kemampuan mereka yang cepat mengubah suasana hati mungkin terkait dengan kecenderungan berpindah-pindah kepribadian. Saat seorang omnivert mengubah sifat mereka, suasana hati juga akan berubah.

6. Menikmati waktu sendiri

Seorang omnivert membutuhkan waktu untuk sendirian. Mereka akan introspeksi dan pendiam, juga puas akan pikiran batin mereka.

Kepribadian omnivert yang berayun antara dua ekstrem membuat mereka butuh waktu untuk istirahat. Meski demikian, hanya sedikit penelitian yang mendukung teori tersebut.

Demikian pengertian dan ciri kepribadian omnivert yang perlu kamu ketahui. Semoga bermanfaat!

(glo/rti) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]