8 Kota Dunia yang Ideal untuk Jadi Tempat Tinggal di Usia 20-40 Tahun
Da Nang, Vietnam
Leffel mengungkapkan, Da Nang di Vietnam juga tak kalah menggiurkan untuk para generasi muda. Tinggal di sini selain biaya hidupnya rendah, banyak pula populasi muda yang sama-sama berkembang dan belajar dengan cepat di Da Nang.
Perkiraan biaya hidup untuk satu orang di Da Nang yaitu USD423 atau sekitar Rp7,2 juta per bulan, belum termasuk harga sewa. Peluang karirnya juga luas, karena banyak pengusaha yang merekrut talenta dari Da Nang untuk proyek teknologi.
Da Nang memiliki sejumlah pantai yang indah, jadi cocok untuk generasi muda yang menyeimbangkan antara bekerja dengan rekreasi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bangkok, Thailand
Yeates menilai Bangkok di Thailand sebagai kota yang menakjubkan untuk generasi muda, dengan kesempatan kerja yang terbuka luas untuk para pekerja jarak jauh.
Setiap orang bisa menjadi pekerja lepas atau pengusaha lokal dengan standar hidup yang layak jika tinggal di Bangkok.
Biaya hidup di sini juga rendah, bahkan tak perlu mengeluarkan ribuan dolar sudah bisa memiliki kualitas hidup yang tinggi. Menariknya lagi, mudah menemukan orang-orang dengan visi dan semangat yang sama untuk berkembang di sini.
Bansko, Bulgaria
Leffel mencatat dua faktor utama yang membuat generasi muda perlu mempertimbangkan untuk tinggal di Bansko, Bulgaria. Pertama, strategis dan dekat dengan kota-kota populer sehingga cocok untuk para nomaden. Kedua, biaya hidup di sana sangat terjangkau dan ramah untuk ekspatriat yang ingin berkembang.
"Bansko memiliki apartemen murah untuk disewa seharga 300-600 euro (sekitar Rp5,9-11,8 juta) per bulan. Ada tempat kerja dan kehidupan sosial yang berkembang pesat," kata Leffel.
Montevideo, Uruguay
Selain itu Leffel mengatakan, Uruguay adalah negara paling liberal dan salah satu negara teraman di Amerika, meskipun biaya hidup di sana lebih mahal dibandingkan negara tetangganya seperti Argentina dan Brasil
Orang dewasa muda yang tinggal di Montevideo ibu kota Uruguay bisa tinggal di sana dengan biaya hidup per bulan di bawah USD1.000 atau sekitar Rp19,7 juta, belum termasuk harga sewa.
Selain itu, banyak spot di Montevideo yang populer di kalangan ekspatriat. Mulai dari Ciudad Vieja, Centro, Area Pocitos, dan Carraso.
Camoes square, salah satu sudut Kota Lisbon, Portugal. (AFP PHOTO / PATRICIA DE MELO MOREIRA) |
Lisbon, Portugal
Terakhir adalah Lisbon di Portugal, diklaim sebagai destinasi yang menarik untuk para generasi muda. Lisbon ditinggali oleh banyak ekspatriat yang sudah mapan.
Mereka yang tinggal di Lisbon memiliki gaya hidup yang baik tetapi dengan biaya hidup yang relatif rendah untuk sebuah kota di Eropa. Harga sewa di pusat kota memang cukup tinggi, tetapi Lisbon cocok untuk para kaum nomaden yang bisa bekerja secara jarak jauh.
"Untuk Gen Z saya pikir ini adalah tempat yang bagus untuk dipertimbangkan. Banyak ekspatriat yang sudah mapan, cuaca luar biasa, pantai yang cerah, gaya hidup yang bagus, dan biaya hidup yang relatif rendah untuk Eropa," tambah Yeates.
(ana/wiw) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
Camoes square, salah satu sudut Kota Lisbon, Portugal. (AFP PHOTO / PATRICIA DE MELO MOREIRA)