Ahli Ingatkan Penumpang: Sabuk Pengaman Benda Terkotor di Pesawat
Kabar buruknya lagi, sabuk pengaman adalah benda yang sulit dibersihkan. Kursi dan kain-kain di pesawat tidak mudah disterilkan dengan desinfektan, karena kuman terperangkap di serat-serat bahan.
Kain di sabuk pengaman pesawat juga tidak dicuci selama berbulan-bulan, kuman dan bakteri di sana mungkin sudah menumpuk. Sementara logam di sabuk pengaman bisa dilap menggunakan desinfektan, tetapi biasanya petugas maskapai membersihkan bagian ini dengan asal untuk mempercepat waktu.
"Sebaiknya mempertimbangkan apa pun yang berpotensi terkontaminasi kuman," kata Sullivan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jadi apa yang harus dilakukan penumpang karena banyak benda yang pasti disentuh di pesawat? Pertama, selalu membawa tisu desinfektan dan menggunakannya untuk membersihkan semua permukaan yang akan bersentuhan dengan kulit.
Kedua, hindari menyentuh wajah dengan tangan. Baik anak-anak maupun orang dewasa setidaknya menyentuh wajah sebanyak 50 kali dalam satu jam. Tangan yang terkontaminasi akan langsung mentransfer kuman ke wajah, dan mereka bisa masuk melalui mulut, hidung, atau mata.
Ketiga, pilih tempat duduk yang jauh dari jangkauan orang, seperti kursi di samping jendela yang barisnya jauh dari toilet pesawat. Kursi yang berada di dekat koridor kabin atau di dekat toilet akan lebih sering disentuh penumpang lain yang berlalu lintas di sana sepanjang waktu.
"Kursi di dekat jendela membuat Anda lebih sedikit berhubungan dengan orang lain. Sementara kursi di dekat area dengan lalu lintas tinggi seperti dekat kamar mandi memiliki kontak yang lebih banyak dengan orang lain," pungkasnya.
(ana/wiw) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]