Rainwater Harvesting, Manfaatkan Air Hujan untuk Kebutuhan Harian
Sistem penampungan air hujan atau rainwater harvesting adalah proses mengumpulkan air hujan dari atap rumah. Nantinya, air itu digunakan untuk kebutuhan sehari-hari.
Sebagai negara dengan curah hujan tinggi, masyarakat Indonesia bisa memanfaatkan rainwater harvesting. Terlebih, banyak keuntungan yang akan diperoleh ketika masyarakat menerapkan sistem ini. Misalnya, dari hal terkecil seperti menjaga ketersediaan air hingga meminimalisir dampak kekeringan.
Lantas, bagaimana cara kerja dan seperti apa manfaatnya bagi kita? Simak uraian lengkap berikut ini!
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa itu rainwater harvesting?
Rainwater harvesting adalah sistem atau metode penampungan air hujan dengan cara mengumpulkan air hujan dari atap rumah, lalu menyimpannya dan digunakan kembali untuk berbagai kebutuhan sehari-hari, seperti dikutip dari laman GRAF.
Meski tampak sederhana, pada sebagian masyarakat, sistem yang diterapkan ini bisa dibuat lebih canggih. Contohnya dilengkapi dengan tangki, pompa, dan filter sehingga air hujan tersebut bisa dipakai kembali untuk keperluan rumahan sehari-hari.
Cara kerjar ainwater harvesting
Apabila ditelaah secara umum, cara kerja rainwater harvesting tergolong sederhana. Cara kerjanya terdiri dari beberapa tahapan, di antaranya:
- Proses pengumpulan, air hujan yang jatuh dari atap mengalir lewat talang air.
- Proses penyaringan, air hujan disaring agar terhindar dari debu, daun, atau kotoran.
- Proses penyimpanan, air yang telah dikumpulkan dan disaring lalu disalurkan ke tangki dalam keadaan tertutup.
- Proses pemanfaatan, air dipakai kembali untuk kebutuhan non-konsumsi sehari-hari seperti menyiram tanaman, membersihkan teras atau halaman, hingga menyiram toilet.
Manfaat rainwater harvesting
Apabila dipraktikkan, rainwater harvesting memiliki banyak manfaat, utamanya agar air tetap tersedia untuk kebutuhan harian. Apa saja manfaat dari rainwater harvesting?
1. Hemat biaya tagihan air
Salah satu manfaat dari penerapan rainwater harvesting adalah menekan biaya tagihan karena penggunaan air dari sumber utama dapat berkurang, bahkan bisa sampai 50 persen.
Alokasi kebutuhan air yang semula diperlukan untuk menyiram tanaman atau halaman rumah misalnya, kini bisa diatasi dengan air hasil penampungan.
2. Ketersediaan air tercukupi
Suplai air bakal tercukupi dengan menerapkan rainwater harvesting tanpa mengurangi kebutuhan air dari sumbernya. Alhasil, keperluan air untuk sehari-hari tidak akan kurang.
Sebaliknya, dengan menerapkan sistem ini, kebutuhan terhadap air harian justru terasa lebih efisien.
3. Menjaga kelestarian lingkungan
Sistem rainwater harvesting bermanfaat dalam menjaga kelestarian lingkungan sekitar lantaran bisa mencegah menggenangnya air hujan. Bahkan, jika ditarik lebih jauh, hal ini membuat potensi banjir di kawasan tempat tinggal terminimalisir.
4. Meminimalisir kekeringan
Bagi masyarakat yang tinggal di kawasan minim air, sistem ini merupakan solusi agar tidak terjadi kekeringan. Untuk kebutuhan-kebutuhan tertentu, masyarakat bisa memanfaatkan air yang telah ditampung.
Nah, dari ulasan yang telah dibahas, penerapan sistem rainwater harvesting layak untuk diterapkan karena mempunyai berbagai manfaat.
Tidak hanya itu, cara kerjanya pun efektif dan mudah dipantau sehingga tak akan mengganggu para penghuni rumah.
(hdr/asr) Add
as a preferred source on Google

