Tata Cara dan Doa Ziarah ke Makam Rasul di Masjid Nabawi
5. Memberi salam di makam Nabi
Setelah itu, jemaah mendatangi makam Rasulullah dan mengucapkan salam dengan sopan dan lirih:
"Assalamualaika ayuhal nabiyu warahmatullahi wabarakaatuhu."
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilanjutkan doa:
"Allahuma atihillawasilata walfadhiilah wab'astuhulmaqamal mahmuuda ladzii wa'dutahu. Allahuma ijazihi an umatihi ardhalallazaai."
Setelah memberi salam kepada Nabi, jemaah juga dianjurkan memberi salam kepada Abu Bakar dan Umar bin Khattab yang dimakamkan berdekatan.
Menukil dari NU Online, dalam riwayat lain dari Imam An-Nawawi, bacaan salam yang lebih lengkap berbunyi:
السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا رَسُوْلَ اللهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا خِيْرَةَ اللهِ مِنْ خَلْقِهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا حَبِيْبَ اللهِ، السَّلَامُ عَلَيْكَ يَا سَيِّدَ المُرْسَلِيْنَ وَخَاتَمَ النَّبِيِّيْنَ، السَّلَامُ عَلَيْكَ وَعَلَى آلِكَ وَأَصْحَابِكَ وَأَهْلِ بَيْتِكَ وَعَلَى النَّبِيِّيْنَ وَسَائِرِ الصَّالِحِيْنَ:
أَشْهَدُ أَنَّكَ بَلَّغْتَ الرِّسَالَةَ، وَأَدَّيْتَ الأَمَانَةَ، وَنَصَحْتَ الأُمَّةَ، فَجَزَاكَ اللهُ عَنَّا أَفْضَلَ مَا جَزَى رَسُوْلًا عَنْ أُمَّتِهِ
"Assalāmu 'alayka yā rasūlallāh, assalāmu 'alayka yā khīratallāh min khalqih, assalāmu 'alayka yā habīballāh, assalāmu 'alayka yā sayyidal mursalīn wa khātaman nabiyyīn, assalāmu 'alayka wa 'alā ālika wa ashhābika wa ahli baytika, wa 'alan nabiyyīna wa sā'iris shālihīn.
Asyhadu annaka ballaghtar risālah, wa addaytal amānah, wa nashahtal ummah, fa jazākallāhu 'annā afdhala mā jazā rasūlan 'an ummatih."
Artinya:
"Salam sejahtera bagimu wahai Rasulullah, salam sejahtera bagimu wahai makhluk pilihan Allah, salam sejahtera bagimu wahai kekasih Allah, salam sejahtera bagimu wahai penghulu para rasul dan penutup para nabi, salam sejahtera bagimu, keluargamu, sahabatmu, anggota keluargamu, para nabi, dan semua orang saleh."
6. Memperbanyak doa saat ziarah
Ilustrasi. Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa saat ziarah ke makam Rasulullah di Masjid Nabawi. (CNN Indonesia/Safir Makki) |
Jemaah juga dianjurkan membaca doa agar ziarah membawa keberkahan:
اللَّهُمَّ افْتَحْ عَلَيَّ أَبْوَابَ رَحْمَتِكَ، وَارْزُقْنِي فِي زِيَارَةِ قَبْرِ نَبِيِّكَ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا رَزَقْتَهُ أَوْلِيَاءَكَ وَأَهْلَ طَاعَتِكَ، وَاغْفِرْ لِي وَارْحَمْنِي يَا خَيْرَ مَسْؤُوْلٍ
"Allāhummaftah 'alayya abwāba rahmatik, warzuqnī fī ziyārati qabri nabiyyika shallallāhu 'alayhi wa sallama mā razaqtahū awliyā'aka wa ahla thā'atika, waghfir lī warhamnī yā khayra mas'ūl"
Artinya:
"Ya Allah, bukalah pintu rahmat-Mu bagiku, karuniakan aku untuk menziarahi makam nabi-Mu Muhammad shallallāhu 'alayhi wa sallama sebagaimana Kau menganugerahkannya kepada para wali-Mu dan hamba-Mu yang ahli ibadah, kasihanilah aku wahai sebaik Zat yang diminta."
Selain makam Nabi, jemaah dianjurkan mengunjungi Masjid Quba, makam Baqi, dan Syuhada Uhud sebagai bagian dari napak tilas sejarah Islam.
Ulama menegaskan bahwa ziarah tidak boleh disertai keyakinan menyimpang, seperti meminta sesuatu kepada makam. Ziarah tetap harus dipahami sebagai bentuk ibadah kepada Allah dan penghormatan kepada Rasulullah.
Dengan memahami tata cara dan doa yang tepat, ziarah ke makam Nabi dapat memperkuat iman dan kecintaan kepada Rasulullah SAW.
(nga/asr) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

Ilustrasi. Umat Islam dianjurkan memperbanyak doa saat ziarah ke makam Rasulullah di Masjid Nabawi. (CNN Indonesia/Safir Makki)