Daftar Barang yang Dibawa saat Haji Agar Tidak Overpacking

CNN Indonesia
Kamis, 16 Apr 2026 16:30 WIB
Jemaah haji perlu memprioritaskan barang yang benar-benar dibutuhkan untuk dibawa agar tidak overpacking.
Ilustrasi. Jemaah haji perlu memprioritaskan barang yang benar-benar dibutuhkan untuk dibawa agar tidak overpacking. (ANTARA FOTO/Wahyu Putro)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Jelang keberangkatan haji 2026, calon jemaah perlu mempersiapkan berbagai kebutuhan dengan matang.

Persiapan ini tidak hanya mencakup fisik dan mental, tetapi juga perlengkapan yang akan dibawa selama berada di Tanah Suci. Berikut daftar barang yang dibawa saat haji agar tidak overpacking.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Mengingat ibadah haji berlangsung cukup lama, sekitar 40 hari, kebutuhan logistik harus direncanakan secara tepat. Di sisi lain, batasan bagasi membuat jemaah harus lebih selektif dalam memilih barang bawaan.

Kesalahan dalam berkemas bisa menyebabkan koper terlalu penuh atau justru ada barang penting yang tertinggal. Oleh karena itu, jemaah perlu memprioritaskan barang yang benar-benar dibutuhkan.


Daftar barang yang dibawa saat haji agar tidak overpacking

Melansir buku Tuntunan Manasik Haji dan Umrah 2026 yang disusun oleh Kementerian Haji dan Umrah Republik Indonesia dan berbagai sumber lain, berikut daftar perlengkapan penting yang sebaiknya diprioritaskan oleh jemaah haji.

1. Bekal halal dan cukup

Jemaah dianjurkan membawa bekal yang halal dan secukupnya untuk kebutuhan selama perjalanan. Selain itu, penting juga memastikan keluarga di rumah memiliki bekal yang memadai selama ditinggalkan.


2. Dokumen penting perjalanan

Dokumen seperti bukti lembar setor lunas Bipih (biaya perjalanan ibadah haji), kartu BPJS, paspor, dan visa haji wajib disiapkan dengan lengkap. Pastikan semua dokumen tersusun rapi agar mudah digunakan saat diperlukan.

3. Kartu ATM berlogo internasional

Bagi yang memiliki, kartu ATM dengan jaringan Visa atau Mastercard sangat membantu untuk transaksi selama di luar negeri.

4. Pakaian secukupnya

Disarankan membawa sekitar lima stel pakaian, termasuk seragam batik nasional sebagai identitas jemaah Indonesia. Pilih pakaian yang nyaman dan sesuai dengan cuaca.


5. Perlengkapan obat dan P3K

Peralatan kesehatan dasar seperti plester, antiseptik, kain kasa, hand sanitizer, dan termometer wajib tersedia. Obat-obatan pribadi serta obat umum seperti paracetamol, obat diare, antihistamin, obat batuk, dan vitamin juga perlu dibawa.

Di samping perlengkapan tersebut, jemaah tidak perlu membawa dokumen yang tidak digunakan selama berada di Tanah Suci, seperti KTP dan SIM. Dokumen tersebut cukup disimpan dengan aman di rumah untuk menghindari risiko kehilangan.

Selain itu, perlu diperhatikan bahwa ada beberapa barang penting yang tidak disarankan dimasukkan ke dalam koper karena harus selalu mudah dijangkau.

Oleh sebab itu, barang-barang tersebut sebaiknya disimpan di tas kabin atau tas selempang.

Barang yang dimaksud meliputi paspor, visa haji, bukti pelunasan Bipih, serta kartu BPJS. Tidak hanya itu, barang pribadi seperti kartu ATM berlogo internasional dan telepon genggam juga perlu ditempatkan secara terpisah agar tetap aman dan mudah diakses saat dibutuhkan.


Daftar barang yang dilarang dibawa

Setelah mengetahui barang yang wajib dibawa, jemaah juga perlu memperhatikan daftar barang yang dilarang sebagai berikut:

  1. Memakai pakaian transparan, tipis, dan ketat hingga menampakkan lekuk tubuh;
  2. Membawa barang bawaan yang tidak sesuai dengan ketentuan penerbangan;
  3. Memasukkan benda-benda tajam di dalam tas tenteng misalnya pisau, gunting, cutter, obeng, peniti, silet, senjata api dan bahan peledak, benda tumpul, benda yang memiliki kandungan gas, produk dari hewan seperti keju, susu segar dan daging segar, zat cair lebih dari 100 mililiter dan rokok elektronik;
  4. Menyimpan uang di dalam tas koper karena besar kemungkinan akan hilang, termasuk material korosif, bahan peledak, gas bertekanan, cairan mudah terbakar, benda padat mudah terbakar, zat oksidasi, material radioaktif, bahan kimia/zat beracun, kendaraan kecil yang menggunakan baterai litium, pemantik dan korek api dan power bank (kecuali power bank di bawah 20.000 volt dan disimpan di tas tenteng).

Nah itulah daftar barang yang dibawa saat haji agar tidak overpacking. Pastikan setiap barang yang dibawa memiliki fungsi jelas dan benar-benar dibutuhkan.

(gas/fef) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]