Makin Tua Kenapa Makin Susah Tidur?

CNN Indonesia
Sabtu, 18 Apr 2026 01:00 WIB
Usia bertambah rupanya banyak yang berubah termasuk kebiasaan tidur. Sebagian orang mengeluh semakin susah tidur. Kenapa bisa demikian?
Ilustrasi. Semakin bertambah usia, durasi tidur semakin sedikit. Pun mereka yang berusia dewasa-tua kerap mengeluhkan susah tidur. Kenapa bisa demikian? (Nazwa Yuliana)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Usia bertambah rupanya banyak yang berubah termasuk kebiasaan tidur. Sebagian orang mengeluh semakin susah tidur. Kenapa bisa demikian?

Selain asupan nutrisi dan olahraga, tidur juga tidak kalah penting demi menjaga kesehatan tubuh. Tidur memberikan kesempatan untuk perbaikan sel dan memulihkan tubuh dari stres seharian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Hanya saja, pola tidur bisa berubah seiring bertambah usia. Hal ini terbilang normal.

"Memahami bahwa ini adalah perubahan alami dan belajar untuk menghargai tidur Anda adalah langkah besar menuju tidur malam yang lebih nyenyak," kata psikiater Greg Mahr mengutip dari laman Henry Ford Health.

Perubahan kebutuhan tidur

Durasi dan pola tidur berubah seiring bertambah usia. Melansir dari Harvard Medical School, bayi baru lahir menghabiskan waktu 16-20 jam untuk tidur setiap hari. Durasi ini berkurang menjadi 11-12 jam di usia 1-4 tahun.

Penurunan terus terjadi secara bertahap. Di usia remaja, durasi tidur menjadi 9 jam, lalu orang dewasa perlu setidaknya 8 jam tidur. Kemudian lansia sebenarnya masih butuh 8 jam tidur tapi mereka sering tidak bisa mendapatkannya dalam satu waktu.

Mahr berkata seiring bertambah usia, lebih sedikit tidur nyenyak dan periode REM semakin pendek.

"Sebagai perbandingan, bayi memiliki periode tidur REM yang panjang, yang merupakan salah satu alasan mengapa mereka banyak tidur," katanya.

Kenapa semakin susah mendapat tidur nyenyak di usia tua?

Penuaan dapat memicu kondisi kesehatan tertentu yang mengganggu tidur. Perubahan pada kandung kemih atau prostat dapat membuat lansia lebih sering ke toilet di malam hari.

Selain itu, berikut beberapa hal yang dapat memengaruhi kualitas tidur di usia dewasa atau lanjut.

1. Konsumsi obat-obatan tertentu

Konsumsi obat-obatan seperti, obat penenang, pil tidur, pelemas otot, atau antidpresan dapat mengubah pola tidur. Obat dapat memicu kantuk atau insomnia.

2. Obstructive sleep apnea (OSA)

Obstructive sleep apnea (OSA) terjadi ketika jaringan leher mengendur dan memengaruhi saluran napas saat tidur. Mendengkur jadi salah satu tanda OSA.

Mendengkur bukan fenomena biasa sebab dapat mengganggu siklus tidur dan membuat tidur kurang nyenyak.

3. Stres

Kesulitan mengelola perubahan kesehatan membuat orang susah tidur terutama saat muncul perasaan gelisah. Rasa gelisah atau cemas bisa disebabkan paparan berita bernuansa negatif, merawat kerabat yang sakit, stres kerja atau hal lain.

4. Frustrasi akibat tidak kunjung tidur

Saat tidak bisa tidur, sebagian orang menghabiskan waktu untuk termenung, bertanya-tanya kenapa tidak bisa tidur.

Anda tanpa sadar mendapati diri melihat jam dan terpaku lalu lama-lama merasa frustrasi.

(els) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]