Mengenal Salat Arbain yang Istimewa Dilakukan di Masjid Nabawi
Salat Arbain di Masjid Nabawi menjadi salah satu amalan yang banyak dijalankan jemaah haji selama berada di Madinah. Berikut penjelasan mengenai tata cara salat Arbain.
Salat ini dilakukan dengan menunaikan salat fardu berjemaah sebanyak 40 waktu secara berturut-turut tanpa terlewat.
Amalan ini sering dilaksanakan oleh para jemaah karena diyakini memiliki keutamaan besar. Namun, tidak sedikit yang belum memahami tata cara pelaksanaannya secara tepat.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lihat Juga : |
Apa itu salat Arbain?
Mengutip dari NU Online, salat Arbain merupakan pelaksanaan salat wajib berjemaah selama 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi. Untuk menyelesaikannya, jemaah umumnya membutuhkan waktu 8 hari tanpa jeda.
Dasar amalan ini merujuk pada hadis Nabi Muhammad SAW yang menyebutkan keutamaan bagi orang yang menjaga salat di Masjid Nabawi selama 40 waktu tanpa terlewat. Rasulullah SAW bersabda:
عَنْ أَنَسِ بْنِ مَالِكٍ رَضِيَ اللهُ عَنْهُ أنَّ رَسُوْلَ اللهِ صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ صَلَّى فِيْ مَسْجِدِيْ أَرْبَعِيْنَ صَلَاةً لَا تَفُوْتُهُ صَلَاةٌ كُتِبَ لَهُ بَرَاءَةٌ مِنَ النَّارِ وَ بَرَاءَةٌ مِنَ الْعَذَابِ وَ بَرِيْءٌ مِنَ النِّفَاقِ -مسند أحمد بن حنبل
Artinya:
"Barangsiapa salat di masjidku ini [masjid Nabawi] selama empat puluh kali berturut-turut, maka dicatat baginya kebebasan dari neraka, selamat dari azab, serta terbebas dari kemunafikan." (Musnad Ahmad bin Hanbal).
Tata cara salat Arbain
Pelaksanaan salat Arbain tidak berbeda dengan salat wajib pada umumnya, namun terdapat beberapa hal penting yang perlu diperhatikan.
1. Menanamkan niat sejak awal
Jemaah dianjurkan berniat untuk melaksanakan salat fardu berjemaah selama 40 waktu berturut-turut di Masjid Nabawi.
2. Menjaga 40 waktu tanpa terputus
Salat harus dilakukan secara berurutan tanpa ada satu pun yang terlewat, mulai dari Subuh hingga Isya. Jika terlewat satu waktu, maka hitungan harus diulang dari awal.
3. Dilaksanakan berjemaah di Masjid Nabawi
Keutamaan salat Arbain terletak pada pelaksanaannya di Masjid Nabawi secara berjemaah, bukan dilakukan sendiri di luar masjid.
4. Memaksimalkan ibadah selama di masjid
Selain salat wajib, jemaah dianjurkan memperbanyak zikir, membaca Al-Qur'an, serta berniat iktikaf selama berada di masjid.
Para ulama menganjurkan agar jemaah yang berada di Madinah memanfaatkan kesempatan dengan memperbanyak ibadah di Masjid Nabawi. Selama berada di kota tersebut, menjaga salat berjemaah menjadi amalan utama yang dianjurkan.
Keutamaan ini menjadi alasan banyak jemaah berusaha menjaga konsistensi ibadah selama berada di Madinah.
Meski memiliki keutamaan besar, salat Arbain bukanlah kewajiban dalam rangkaian ibadah haji. Amalan ini bersifat sunah dan dapat dilakukan sesuai kemampuan masing-masing jemaah.
Dengan memahami tata cara, salat Arbain tidak hanya menjadi target ibadah, tetapi juga bagian dari upaya memperdalam makna ibadahnya.
(nga/asr) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

