Dialami Shenina Cinnamon, Apa itu Hyperemesis Gravidarum?
Di tengah kegembiraan menanti sang buah hati, aktris Shenina Cinnamon harus bolak-balik rumah sakit. Dia mengidap hyperemesis gravidarum yang membuatnya beberapa kali opname. Apa itu?
Hyperemesis gravidarum membuat Shenina beberapa kali ke rumah sakit, bahkan harus diopname.
"Setelah beberapa bulan gallery aku isinya foto mual, muntah, dan keluar masuk RS sampai diopname beberapa kali karena hyperemesis gravidarum," kata Shenina seperti dikutip dari detikHealth.
Masuk usia kehamilan di trimester 3, kondisinya semakin membaik. Meski kadang masih mual dan muntah, tapi Shenina mengaku sudah mulai bisa berjalan dan makan dengan nyaman.
Apa itu hyperemesis gravidarum?
Hyperemesis gravidarum (HG) merupakan kondisi mual dan muntah ekstrem dan terus-menerus selama kehamilan. Kondisi ini bisa membuat ibu hamil turun berat badan dan dehidrasi.
HG kerap disangka mual dan muntah biasa (morning sickness) yang umum dialami ibu hamil di usia kehamilan awal. Padahal HG dan morning sickness berbeda meski sama-sama ditandai mual dan muntah.
Melansir dari Cleveland Clinic, berikut perbedaan morning sickness dan HG.
Durasi dan frekuensi
Frekuensi mual dan muntah HG jauh lebih sering ketimbang morning sickness. Kemudian mual dan muntah bisa berlangsung lebih lama pada HG daripada morning sickness.
Morning sickness biasanya mereda atau hilang sepenuhnya setelah melewati trimester pertama.
Konsumsi makanan
Ibu hamil yang mengalami morning sickness masih bisa makan dan minum. Namun pada HG, ibu kesulitan mendapat asupan nutrisi dan cairan. Akibatnya, ibu hamil dengan HG mengalami penurunan berat badan drastis dan dehidrasi.
Tindak lanjut
Berbeda dengan morning sickness, HG perlu ditindaklanjuti dengan perawatan medis. Ibu yang dehidrasi perlu cairan infus.
Gejala hyperemesis gravidarum
HG biasanya terjadi di trimester pertama kehamilan. Gejala bisa berlangsung selama beberapa minggu, bulan, bahkan sampai persalinan.
Selain mual parah dan muntah lebih dari tiga kali sehari, berikut beberapa gejala HG.
- Kehilangan lebih dari 5 persen berat badan
- Tidak bisa menahan makanan atau cairan
- Dehidrasi
- Pusing atau kepala terasa ringan
- Buang air kecil lebih sedikit dari biasanya
- Kelelahan ekstrem
- Pingsan
- Sakit kepala
Penyebab hyperemesis gravidarum
Hingga kini belum ditemukan penyebab pasti HG. Namun beberapa ahli menyebut HG berkaitan dengan kenaikan kadar hormon khususnya HCG (human chorionic gonadotropin). Tubuh banyak memproduksi HCG selama kehamilan.
Produksi HCG mencapai puncaknya di usia 10 minggu kehamilan. Di usia ini pula, banyak ibu mengeluhkan gejala yang parah.
HG perlu segera ditangani sebab membahayakan kondisi ibu dan janin. HG bisa mengarah pada komplikasi sehingga memicu kelahiran prematur atau bayi lahir dengan berat badan rendah.
(els)