Lantai Toilet Umum Runtuh, Turis Jatuh Terjebak 3 Jam di Septic Tank

CNN Indonesia
Jumat, 24 Apr 2026 18:30 WIB
Turis wanita itu terperosok sedalam dua meter ke dalam lubang yang penuh dengan kotoran manusia, urine, hingga popok bekas.
Ilustrasi septic tank atau kakus. (Istockphoto/BlakeDavidTaylor)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang wanita mengalami nasib malang setelah terjebak di dalam lubang toilet umum atau septic tank (kakus) selama tiga jam saat sedang berlibur di Australia.

Media lokal melaporkan, turis wanita asal Canberra tersebut tengah berada di Kawasan Konservasi Meteorit Henbury, Northern Territory, ketika lantai dasar toilet jenis long drop atau kakus cemplung yang digunakannya tiba-tiba runtuh.

Akibatnya, wanita itu terperosok sedalam dua meter ke dalam lubang yang penuh dengan kotoran manusia, urine, hingga popok bekas.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip News.com.au, wanita tersebut terpaksa berdiri dengan kotoran setinggi pinggang selama berjam-jam, sementara suami dan kedua anaknya pergi mencari bantuan.

Ia akhirnya berhasil dievakuasi oleh seorang pekerja lokal yang kebetulan berada di lokasi. Pria tersebut membongkar sebagian dinding dan merusak struktur toilet menggunakan peralatan pertukangan yang ada di mobilnya.

Beruntung, korban hanya mengalami luka gores ringan akibat insiden mengerikan tersebut. "Wanita itu terjebak dalam limbah setinggi pinggang," ujar seorang saksi mata di media sosial, seperti dilansir Stuff.

"Di dalam lubang itu benar-benar penuh kotoran, popok, dan urine," lanjut dia.

Juru bicara NT WorkSafe mengatakan kepada NewsWire bahwa pihaknya telah menerima laporan terkait insiden tersebut. Saat ini, regulator sedang menyelidiki penyebab runtuhnya lantai toilet.

"Laporan dibuat oleh lembaga pengelola kawasan konservasi terkait adanya struktur bangunan yang runtuh. Ini dikategorikan sebagai insiden berbahaya di bawah undang-undang kesehatan dan keselamatan kerja," tegas juru bicara tersebut.

(wiw) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]