Pilates Bisa Turunkan Berat Badan? Ini Faktanya

CNN Indonesia
Senin, 04 Mei 2026 13:00 WIB
Pilates tak membakar banyak kalori, tapi tetap bantu turunkan berat badan lewat peningkatan metabolisme dan komposisi tubuh.
Ilustrasi. Pilates memang bisa menurunkan berat badan, tapi pembakaran kalorinya tidak terlalu besar. (iStockphoto)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Pilates selama ini dikenal sebagai olahraga ringan karena gerakannya lambat dan minim benturan. Namun, apakah pilates benar-benar efektif untuk menurunkan berat badan?

Pilates lebih sering dikaitkan dengan pembentukan otot, perbaikan postur, dan peningkatan fleksibilitas, bukan penurunan berat badan secara langsung.

Meski begitu, sejumlah penelitian dan pengalaman praktisi menunjukkan bahwa pilates tetap bisa menjadi bagian penting dalam proses penurunan berat badan, asalkan dilakukan dengan cara yang tepat dan dikombinasikan dengan gaya hidup sehat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Mengutip Women's Health, penelitian yang diterbitkan dalam Frontiers in Physiology menemukan bahwa pilates mampu mengurangi berat badan dan persentase lemak tubuh pada orang dengan kelebihan berat badan atau obesitas.

Pilates memang bukan jenis olahraga yang membakar kalori dalam jumlah besar seperti lari atau HIIT. Namun, efeknya bekerja secara bertahap melalui beberapa mekanisme dalam tubuh.

Berikut beberapa manfaat pilates:

1. Membantu mengurangi lemak tubuh dan indeks massa tubuh (BMI)

Melansir Health, latihan yang dilakukan secara rutin dapat mendukung penurunan berat badan, terutama jika dibarengi pola makan seimbang. Meski hasilnya tidak instan, perubahan cenderung lebih stabil.

2. Meningkatkan basal metabolic rate (BMR)

BMR adalah jumlah kalori yang dibakar tubuh saat istirahat. Artinya, tubuh menjadi lebih efisien dalam membakar energi, bahkan ketika tidak sedang berolahraga.

3. Memperbaiki komposisi tubuh

Perubahan tidak hanya terlihat dari angka di timbangan, tetapi juga proporsi antara lemak dan otot. Lemak tubuh bisa berkurang tanpa harus kehilangan massa otot, yang justru penting untuk menjaga metabolisme.

Salah satu alasan pilates sering dianggap kurang efektif untuk diet adalah karena kalorinya tidak sebesar olahraga kardio. Namun, fokus utama pilates memang bukan pada pembakaran kalori, melainkan membangun kekuatan otot dan kontrol tubuh.

Otot yang lebih kuat dan lebih banyak akan membantu tubuh membakar kalori lebih efisien dalam jangka panjang. Inilah yang membuat pilates lebih cocok untuk penurunan berat badan yang berkelanjutan, bukan instan.

Selain itu, pilates memiliki efek serupa dengan latihan kekuatan (strength training), yang dikenal efektif dalam mengurangi lemak tubuh sekaligus meningkatkan kesehatan jantung.

Salah satu keunggulan pilates adalah kombinasi antara gerakan dan pernapasan. Latihan ini melatih kesadaran tubuh (body awareness) dan membantu mengurangi stres.

Hal ini penting karena stres sering menjadi pemicu emotional eating atau makan berlebihan. Dengan pikiran yang lebih tenang dan fokus, seseorang cenderung lebih mampu mengontrol pola makan dan kebiasaan sehari-hari.

Tak hanya itu, pilates juga dapat membantu meningkatkan kualitas tidur. Tidur yang cukup berperan besar dalam menjaga keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang.

Pilates termasuk olahraga yang fleksibel dan dapat dilakukan oleh berbagai kalangan, mulai dari pemula hingga yang sudah aktif berolahraga. Gerakannya bisa dimodifikasi sesuai kebutuhan, bahkan dapat dilakukan di rumah tanpa alat khusus.

Bagi orang yang memiliki masalah sendi, cedera, atau baru mulai berolahraga, pilates menjadi pilihan yang relatif aman karena minim risiko benturan. Selain itu, latihan ini membantu memperkuat seluruh tubuh sehingga aktivitas sehari-hari terasa lebih ringan.

Meski bermanfaat, pilates sebaiknya tidak menjadi satu-satunya strategi jika targetnya adalah menurunkan berat badan. Beberapa hal yang perlu dikombinasikan antara lain:

• Pola makan seimbang dengan defisit kalori

• Latihan kardio

• Latihan kekuatan tambahan

• Rutin berlatih 2-3 kali per minggu

• Fokus pada teknik dan kontrol gerakan, bukan kecepatan

• Memantau progres tidak hanya dari berat badan, tetapi juga fleksibilitas dan kekuatan

Konsistensi menjadi faktor terpenting. Perubahan mungkin tidak terlihat dalam hitungan hari, tetapi biasanya mulai terasa dalam beberapa minggu.

Pilates memang bukan jalan pintas untuk menurunkan berat badan. Namun, jika dilakukan secara rutin dan dikombinasikan dengan pola makan sehat serta olahraga lain, pilates bisa menjadi salah satu cara efektif untuk mencapai berat badan ideal.

CNNIndonesia akan kembali menggelar Wellnest Festival, sebuah ajang yang mengusung gaya hidup sehat dan seimbang dengan menghadirkan beragam kegiatan inspiratif, mulai dari olahraga, kesehatan mental, hingga pola hidup berkelanjutan.

Festival ini dirancang sebagai ruang bagi masyarakat untuk belajar, berinteraksi, dan menemukan cara-cara sederhana menjaga kebugaran tubuh sekaligus kesejahteraan pikiran di tengah rutinitas yang padat.

(nga/tis) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]