Terkuak, Satu Bagian di Kabin Pesawat yang Paling Dihindari Pramugari

CNN Indonesia
Rabu, 06 Mei 2026 13:15 WIB
Ilustrasi kursi penumpang di kabin pesawat. (hxdyl/Thinkstock)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seberapa bersih area kabin pesawat seringkali menjadi rahasia umum yang lebih baik tidak kita ketahui sebagai penumpang.

Namun, sebuah pengalaman tidak menyenangkan dari seorang pelancong yang menyentuh tisu basah bekas di kantong kursi pesawat, membuka tabir mengenai area mana yang paling "berbahaya" bagi kebersihan penumpang.

Tiga pramugari berpengalaman belum lama ini berbicara mengenai bagian kabin yang paling mereka hindari atau dekati dengan sangat hati-hati saat mereka menjadi penumpang.

Hasilnya seragam: Kantong kursi belakang atau seatback pocket adalah tempat paling kotor di kabin pesawat.

Meskipun terlihat sebagai tempat praktis untuk menaruh ponsel atau paspor, kantong kursi sebenarnya sering menjadi "tempat pembuangan akhir" bagi barang-barang menjijikkan.

"Kantong kursi belakang adalah salah satu tempat terkotor di pesawat," ujar Danielle, pramugari yang berbasis di Atlanta, seperti dilansir Travel and Leisure. "Saya pernah melihat orang memasukkan apa saja ke sana, mulai dari tisu bekas pakai hingga popok kotor," imbuhnya.

Faktanya, pembersihan kabin pesawat memiliki waktu yang terbatas. Kru pembersih biasanya memiliki waktu sangat singkat di antara jadwal penerbangan.

Menurut para pramugari, kru pembersih pesawat hanya mengambil sampah yang terlihat menonjol dan tidak mengelap bagian dalam kantong tersebut kecuali ada tumpahan cairan yang sangat nyata.

Selain kantong kursi, ada beberapa area dan kebiasaan lain yang sangat dihindari oleh para awak kabin ini. Mereka menghindari kursi dekat toilet, sebab kebisingan dari antrean penumpang dan bau tak sedap biasanya mulai tercium setelah pesawat mengudara selama beberapa jam.

Pramugari juga sangat menyarankan penumpang untuk selalu memakai alas kaki saat ke toilet pesawat. "Cairan di lantai itu bukan air, kemungkinan besar itu adalah urine," tegas Danielle.

Beberapa pramugari memiliki cara berbeda dalam menyikapi "sarang kuman" ini. Catherine, seorang penulis perjalanan dan mantan pramugari, tetap menggunakan kantong kursi namun wajib mengelapnya terlebih dahulu dengan tisu desinfektan.

Sementara Eliza Poll, veteran pramugari 12 tahun di udara, hanya menggunakan kantong kursi jika bentuknya berupa jaring transparan sehingga kebersihannya terlihat. Jika kantongnya tertutup, ia hanya menggunakannya untuk menaruh botol minum.

Adapun Danielle memilih untuk tetap menyimpan barang-barangnya di dalam tas jinjing dan sama sekali tidak menyentuh kantong kursi selama penerbangan.

Lalu, bagaimana dengan kamu ketika naik pesawat? Pilihan ada di tangan kamu. Apakah akan tetap menggunakan kantong tersebut demi kenyamanan, atau mulai beralih menyimpan barang di tas bawah kursi agar tetap higienis?

(wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK