Sempat di Pesawat, Penumpang Maskapai Ini Meninggal Akibat Hantavirus
Maskapai penerbangan asal Belanda, KLM, mengonfirmasi bahwa seorang warga negara Belanda yang tewas akibat Hantavirus sempat berada di dalam pesawat sebelum akhirnya dilarang terbang oleh kru kabin.
Melansir Travel Gossip, melalui pernyataan resminya, KLM menginformasikan hal ini kepada para penumpang penerbangan dari Johannesburg pada bulan lalu.
Penumpang tersebut diketahui merupakan salah satu korban dari wabah Hantavirus yang sebelumnya melanda kapal pesiar ekspedisi MV Hondius.
Peristiwa ini terjadi pada penerbangan KL592 maskapai KLM, yang dijadwalkan berangkat dari Johannesburg menuju Amsterdam pada 25 April 2026 pukul 23.15 waktu setempat.
"Karena kondisi medis penumpang pada saat itu, kru memutuskan untuk tidak mengizinkan penumpang tersebut melanjutkan perjalanan. Penumpang itu sayangnya kemudian meninggal dunia di Johannesburg," tulis pernyataan resmi KLM.
Pihak maskapai juga menyampaikan belasungkawa mendalam kepada pihak keluarga yang ditinggalkan atas musibah ini.
Lembaga kesehatan masyarakat Belanda, RIVM, menyatakan adanya indikasi bahwa jenis Hantavirus yang menginfeksi korban dapat menular dari orang ke orang. Namun, risiko ini dipastikan sangat jarang terjadi.
Penularan antarmanusia hanya terjadi jika orang tersebut melakukan kontak yang sangat dekat satu sama lain.
Sebagai langkah antisipasi, seluruh penumpang yang berada di penerbangan KL592 pada saat itu telah dihubungi oleh layanan kesehatan publik GGD Kennemerland.
Pihak KLM menyatakan terus bekerja sama erat dengan RIVM dan GGD untuk mengikuti panduan kesehatan secara ketat.
(wiw)