Jakarta, CNN Indonesia -- Blok M dikenal sebagai salah satu ikon wisata Jakarta. Kawasan ini penuh dengan banyak destinasi yang bisa memanjakan siapa saja yang datang.
Hampir semua tempat di Blok M selalu viral di media sosial. Pertanyaannya, apakah ada rekomendasi hidden gem di Blok M?
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jawabannya, bisa jadi ada, tapi bisa juga tidak. Tergantung bagaimana kamu memaknai 'hidden gem'.
'Hidden gem' sendiri pada dasarnya merujuk pada sebuah tempat tersembunyi yang jarang diketahui tapi tampil dengan sangat memikat. Sementara Blok M, hampir setiap sudutnya selalu viral di media sosial dan tak lagi tersembunyi.
Hidden gem di Blok M mungkin bukan lagi soal tempat rahasia, melainkan tempat yang memberikan pengalaman, momen, dan interaksi yang tak melulu didapat melalui algoritma.
Rekomendasi 'hidden gem' Blok M
Di tengah hiruk-pikuk Blok M yang bukan main, kamu sebenarnya masih bisa menemukan tempat-tempat yang lebih personal. Kamu tak perlu ikut mengantre atau duduk berhimpitan di kedai-kedai yang sempat viral.
Berikut beberapa rekomendasi hidden gem di Blok M, mulai dari kawasan perbelanjaan, kafe, hingga galeri yang menenangkan hati.
1. Pasar kaset/CD/vinyl basement Blok M Square
Bukan rahasia lagi, area basement Blok M Square dipenuhi oleh deretan rak yang menjajakan kaset, CD, atau vinyl lawas. Pecinta analog biasanya gemar menyerbu kawasan ini.
Di sini, kamu tak perlu mengandalkan algoritma untuk mencari musik. Alih-alih algoritma, kamu bisa bergantung pada eksplorasi musik-musik yang dijajakan oleh toko-toko kecil yang terasa seperti arsip musik Jakarta.
Eksplorasi di sini juga memungkinkan kamu untuk berbincang-bincang kecil tentang musik dengan para penjual. Siapa tahu mereka bisa memberikan rekomendasi musik yang belum pernah kamu kenal sebelumnya.
2. Pasar buku bekas basement Blok M Square
Pasar buku bekas di basement Blok M Square patut kamu kunjungi. (ANTARA FOTO/Subur Atmamihardja) |
Masih di area yang sama, kamu juga bisa menemukan para penjaja buku bekas. Di area ini kamu bisa menemukan berbagai buku-buku klasik yang bisa jadi sudah sulit ditemukan sekarang.
Tumpukan buku yang tak beraturan dan berdebu membuat pencarian terasa lebih autentik. Rasanya seperti tersesat di antara tumpukan harta karun.
Kamu juga bisa mengajak ngobrol para penjaja buku di sana untuk mencari rekomendasi.
3. Okami Loft
Tempat selanjutnya diperuntukkan bagi kamu para penyuka kultur bar. Ada Okami Loft, sebuah listening bar dengan konsep intimate yang hadir menyempil di antara hiruk pikuk Blok M.
Okami Loft berada di lantai dua salah satu ruko di kawasan Little Tokyo. Lokasinya yang berada di atas membuatnya terasa lebih 'tersembunyi' dibandingkan tenant-tenant lain di pinggir jalan utama.
[Gambas:Instagram]
Seperti bar pada umumnya, Okami Loft menyediakan beragam menu cocktail, mocktail, minuman beralkohol, dan masih banyak lagi. Pencahayaan redup di dalam bar membuat suasana menikmati malam jadi lebih santai dan intim.
Pencarian di Google Maps, Okami Loft telah mendapatkan bintang 4.8 dengan jumlah pengulas yang hanya 72 orang. Artinya, boleh jadi orang-orang yang datang ke Okami Loft masih sangat segmented dan belum masuk kategori viral di media sosial.
Buat kamu yang ingin menikmati bar dengan suasana intim, tak ada salahnya mencoba Okami Loft.
Simak rekomendasi hidden gem Blok M lainnya di halaman berikutnya..
Rekomendasi Hidden Gem di Blok M
Ilustrasi. Rekomendasi tempat hidden gem di Blok M. (CNN Indonesia/Febria Adha L)
4. LBRY Slow Coffee Bar
Rekomendasi berikutnya untuk kamu yang senang ngopi tapi dengan suasana tenang. Tak seperti kedai-kedai kopi lainnya di kawasan Blok M yang selalu bising dengan suara musik yang diputar kencang beradu dengan obrolan orang dari meja ke meja, di LBRY Slow Coffee Bar kamu justru diminta untuk 'diam'.
LBRY mengusung konsep slow bar dengan mini library yang bisa kamu nikmati. Kamu bisa menikmati secangkir kopi sambil melahap berbagai bacaan yang ada di sana.
[Gambas:Instagram]
Yang lebih menarik lagi adalah konsep 'tenang' yang jadi identitas LBRY. Kedai ini memasang semacam sign bertuliskan 'keep your voice down', yang dengan kata lain meminta pengunjung untuk tidak berisik.
Suasana tenang makin terasa dengan atmosfer dan estetika ruangan yang sengaja dibentuk sedemikian rupa. LBRY bagaikan oase di tengah hiruk pikuk Blok M.
Lokasinya juga cukup tersembunyi. LBRY Slow Coffee Bar berada di dalam area lantai dasar pertokoan Melawai Plaza.
5. Yuki Japanese Restaurant
Secara harfiah, Yuki Japanese Restaurant barangkali sudah tak lagi bisa disebut hidden gem. Tempat ini telah berdiri lama dan populer di kalangan pencinta kuliner Jepang.
Tapi, tempat ini patut didatangi sebagai legenda yang tetap hidup. Yuki Japanese Restaurant merupakan salah satu restoran Jepang tertua di kawasan Little Tokyo. Berdiri sejak 1983, restoran ini masih bertahan hingga sekarang tanpa takut tersaingi dengan kuliner-kuliner viral di sekitarnya.
Buat kamu yang ingin menikmati suasana Blok M versi lawas, Yuki Japanese Restaurant bisa jadi salah satu pilihan. Tempat ini terasa seperti kapsul waktu di Little Tokyo.
6. Nirmana Kinetic Space
Agak geser sedikit ke arah utara kawasan Blok M, kamu bisa berkunjung ke Nirmana Kinetic Space.
Nirmana Kinetic Space adalah sebuah galeri yang fokus pada seni kinetik, gerak, cahaya, dan ruang reflektif. Di sini, pengunjung diajak untuk memperlambat ritme kota dan menikmati seni dengan cara yang lebih pelan.
[Gambas:Instagram]
Di Nirmana, pengunjung hanya perlu duduk, memperhatikan gerak, menikmati ambience, dan mengalami ruang secara kontemplatif. Ia ibarat oase kecil di tengah Blok M yang kian hiperaktif.
Tempat-tempat di atas boleh jadi tak sepenuhnya tersembunyi. Pamornya juga tak perlu diragukan lagi. Tapi, setidaknya tempat-tempat di atas masih memberi ruang untuk diam dan tersesat, atau sekadar menikmati momen yang ada.
Jadi, kapan kamu mau berkunjung ke rekomendasi hidden gem Blok M di atas?