7 Cara Meningkatkan Nafsu Makan, Penuhi Nutrisi Tanpa Kegemukan
Nutrisi bisa tercukupi asal asupan makanannya tepat. Namun dalam beberapa kondisi, orang kehilangan nafsu makan dan kesulitan memenuhi kebutuhan nutrisi. Berikut beberapa cara meningkatkan nafsu makan dengan sehat tanpa takut makan berlebihan.
Nafsu makan menurun bisa jadi kabar buruk buat kesehatan. Tubuh jadi kekurangan nutrisi sehingga tidak dapat berfungsi normal dan mudah terserang penyakit.
Melansir dari GoodRX, orang tidak nafsu makan atau tidak merasa lapar karena beberapa kemungkinan termasuk penyakit sementara (flu atau sakit kepala), penyakit kronis, perubahan fisik atau cedera, konsumsi obat tertentu, perubahan emosi atau stres, dan perubahan lingkungan.
Cara meningkatkan nafsu makan
Penurunan nafsu makan bisa memicu stres apalagi pada mereka yang kekurangan berat badan dan sedang masa pemulihan setelah sakit. Kemudian jika dibiarkan, berat badan bisa turun drastis atau malnutrisi.
Oleh karenanya, berikut beberapa cara sehat meningkatkan nafsu makan demi mendukung kesehatan tubuh.
1. Makan dalam porsi kecil tapi sering
Umumnya, makan besar sebanyak tiga kali dalam sehari. Namun saat nafsu makan masih rendah, sebaiknya bagi tiga porsi makan besar menjadi 5-6 porsi kecil.
2. Pilih menu kaya nutrisi
Nafsu makan yang buruk kerap diikuti kecenderungan memilih makanan tinggi kalori seperti permen, keripik, es krim, dan kue.
Deret makanan tersebut tampaknya menggugah selera tapi sebenarnya kekurangan nutrisi penting. Coba ganti dengan yogurt dengan ekstra potongan beri lalu telur orak-arik dengan sayuran dan protein.
3. Tambah kalori
Agar cukup energi, tambahkan kalori ke dalam makanan. Kamu bisa menambahkan kalori lewat bahan-bahan seperti, mentega, selai kacang, minyak zaitun, atau susu murni.
Saat membuat oatmeal, air bisa diganti susu sehingga ada tambahan 149 kalori (dari 237 ml susu). Telur setengah matang digoreng menggunakan mentega 14 gram sehingga ada tambahan 104 kalori.
4. Jadwalkan waktu makan
Tubuh biasanya memberikan sinyal lapar saat waktunya makan. Namun fungsi ini sepertinya tidak ditemukan pada orang dengan nafsu makan rendah.
Sebaiknya jangan andalkan rasa lapar untuk mengingatkan kapan musti makan. Kamu perlu membuat jadwal makan dan mengatur alarm pengingat.
5. Jangan lupa sarapan
Konsumsi sarapan sangat penting jika ingin mengembalikan berat badan. Studi menunjukkan melewatkan sarapan membuat orang makan lebih sedikit sepanjang hari.
Kemudian studi lain mengungkap melewatkan makan dapat mengurangi pasokan kalori harian dan menurunkan kualitas diet.
6. Kurangi asupan serat
Melansir dari Healthline, diet seimbang memang merekomendasikan makanan tinggi serat. Namun pangan rendah serat justru disarankan jika ingin menaikkan nafsu makan. Kamu pun bakal makan lebih banyak sepanjang hari.
7. Pilih camilan sehat
Asupan kalori bisa didapat dari camilan atau makanan selingan di sela makan berat. Camilan berperan sebagai pelengkap bukan pengganti makan utama.
Pilih camilan yang sehat bernutrisi seperti buah-buahan, protein bar, granola, yogurt, kacang-kacangan.
(els)