5 Penyebab Anak Susah Makan dan Cara Mengatasinya, Ortu Wajib Tahu

CNN Indonesia
Senin, 08 Jun 2026 10:30 WIB
Ada beberapa penyebab anak susah makan dan cara mengatasinya.
Ilustrasi. Ada beberapa penyebab anak susah makan dan cara mengatasinya. (monkeybusinessimages/Thinkstock)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Banyak orang tua penasaran soal apa sebenarnya penyebab anak susah makan. Pasalnya, saat anak susah makan, orang tua bisa repot.

Situasi susah makan pada anak menjadi salah satu permasalahan yang banyak dialami orang tua. Terkadang, kondisi tersebut membuat orang tua merasa stres dan khawatir terhadap tumbuh kembang si buah hati.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pasalnya, ketika anak susah makan, asupan nutrisi yang masuk ke dalam tubuh bisa menjadi kurang optimal. Akibatnya, anak mungkin lebih mudah sakit, tubuh terasa lemas, hingga berat badan yang sulit bertambah sesuai usianya.

Banyak orang tua berpikir, kebiasaan pilih-pilih makan jadi penyebab utamanya. Padahal, hal tersebut bisa saja dipengaruhi oleh faktor psikologis hingga pola asuh di rumah.

Penyebab anak susah makan yang jarang disadari orang tua

Mengutip buku Beragam Gangguan Paling Sering Menyerang Anak karya Maria Ulfa, ada beberapa faktor yang dapat membuat anak menjadi sulit makan dan cara untuk mengatasinya.

1. Anak mengalami rasa cemas

Rasa cemas menjadi satu di antara penyebab anak susah makan yang sering terjadi, terutama pada usia balita. Misalnya, anak merasa takut berpisah dengan orang tua, khawatir berada di lingkungan baru, atau belum bisa beradaptasi saat mulai masuk sekolah.

Kondisi cemas biasanya disertai beberapa tanda lain, seperti gelisah, sulit tidur, berkeringat dingin, sulit berkonsentrasi, hingga jantung berdebar lebih cepat.

Perasaan tak nyaman tersebut dapat memengaruhi nafsu makan anak sehingga membuatnya susah makan.

2. Depresi pada anak

Pada anak usia sekolah, depresi bisa dipicu oleh banyak hal. Salah satunya karena mengalami perundungan, ejakan, digoda, dikucilkan, hingga mendapatkan perlakuan kasar dari lingkungan sekitarnya.

Saat kondisi emosional anak terganggu, keinginan untuk makan pun bisa ikut menurun.

3. Hubungan anak dan orang tua kurang baik

Hubungan antara anak dan orang tua ternyata juga berpengaruh terhadap kebiasaan makan anak. Ketika anak rewel saat makan, lalu orang tua merespons dengan marah, tidak sabar, atau memaksa, maka waktu makan bisa terasa tidak menyenangkan bagi anak.

Bukan itu saja, memberikan jenis makanan yang monoton dapat membuat anak tak terbiasa mengenal rasa dan tekstur makanan. Dampaknya, anak menjadi pilih-pilih makanan.

4. Cara memberi makan yang kurang tepat

Niat Anda mungkin baik dengan 'memaksa' anak untuk makan dan menekannya agar menghabiskan makanannya. Tapi, melakukan kebiasaan tersebut secara terus menerus justru membuat anak stres saat makan tiba. Pada akhirnya, anak justru semakin menolak untuk makan.

5. Alergi

Pada beberapa kasus, anak susah makan juga bisa dipicu oleh alergi makanan atau kondisi kesehatan tertentu. Misalnya, anak merasa tidak nyaman setelah mengonsumsi makanan tertentu sehingga menjadi takut makan kembali.

Cara mengatasi anak susah makan

Setelah mengetahui penyebabnya, orang tua juga perlu memahami cara mengatasi anak susah makan dengan tepat agar kondisi ini tidak berlangsung terlalu lama.

1. Cari tahu penyebabnya

Langkah pertama yang perlu dilakukan ialah mencari tahu penyebab anak susah makan. Perhatikan apakah anak sedang sakit, mengalami masalah emosional, atau justru merasa tidak nyaman dengan suasana makan di rumah.

Jika mengetahui penyebabnya, penanganan yang dilakukan bisa menjadi lebih tepat.

2. Hindari memaksa anak makan

Ilustrasi ibu dan anakIlustrasi. Ada beberapa penyebab anak susah makan dan cara mengatasinya. (iStock/simon2579

Orang tua sebaiknya tidak memaksa anak untuk makan. Di usia balita, anak mulai memiliki selera makan sendiri dan ingin menentukan pilihan mereka. Pemaksaan malah bisa membuat anak semakin menolak makan.

3. Perkenalkan makanan baru secara bertahap

Sebagai orang tua, cobalah perkenalkan makanan baru secara perlahan. Pilih waktu ketika anak sedang dalam kondisi nyaman dan tidak terlalu lelah.

4. Ciptakan suasana makan yang menyenangkan

Alih-alih menekannya dengan memaksa si anak makan, ciptakanlah suasana makan yang menyenangkan.

Anda bisa mengajak anak menyiapkan makanan bersama, menghias makanan menjadi lebih menarik, atau makan bersama keluarga agar anak merasa lebih semangat.

5. Orang tua menjadi contoh yang baik

Pada akhirnya, orang tua menjadi sosok kunci untuk meningkatkan minat anak dalam makan. Tak hanya menyajikan makanan yang enak dan suasana yang menyenangkan, Anda harus memberi teladan yang baik.

Pasalnya, anak biasanya mudah meniru kebiasaan orang tua. Karena itu, seringlah makan bersama anak dan tunjukkan bahwa makan merupakan aktivitas yang menyenangkan.

Dengan mengetahui penyebab anak susah makan di atas, orang tua bisa mencari tahu cara mengatasinya. Pastikan anak tetap mengonsumsi makanan yang tepat untuk mendukung tumbuh kembangnya.

(san/asr) Add as a preferred
source on Google