Sadar Enggak Letak Kancing Baju Pria dan Wanita Berbeda? Ini Alasannya
4. Pakaian wanita dulu jauh lebih rumit
Pada masa lalu, busana wanita terdiri dari banyak lapisan, seperti korset, rok bertumpuk, dan pakaian dalam yang kompleks. Proses berpakaian sering kali membutuhkan bantuan orang lain.
Karena desain pakaian sudah dibuat dengan mempertimbangkan keberadaan pelayan, posisi kancing di sisi kiri pun dipertahankan sebagai bagian dari konstruksi pakaian yang dianggap paling praktis saat itu.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
5. Teori yang berkaitan dengan menunggang kuda
Beberapa sejarawan fesyen juga mengemukakan teori lain yang menarik. Dahulu, wanita bangsawan sering menunggang kuda dengan posisi kedua kaki berada di satu sisi pelana atau dikenal sebagai sidesaddle.
Dalam posisi tersebut, arah angin saat berkuda diduga dapat membuat pakaian lebih mudah terbuka jika kancing ditempatkan seperti pada pakaian pria. Karena itu, posisi kancing diyakini diubah untuk mengurangi risiko tersebut.
6. Teori yang mengaitkan Napoleon
Selain itu, ada pula teori populer yang menghubungkan perbedaan posisi kancing dengan Napoleon Bonaparte. Konon, Napoleon sering digambarkan berpose dengan tangan kanan masuk ke dalam jasnya.
Menurut cerita yang beredar, ia tidak menyukai wanita yang meniru atau mengejek pose tersebut sehingga memerintahkan agar posisi kancing pakaian wanita dibuat berbeda. Meski teori ini menarik, sebagian besar sejarawan menganggapnya lebih sebagai legenda daripada fakta sejarah.
7. Revolusi industri membuat tradisi ini bertahan
Ketika produksi pakaian dilakukan secara massal, pabrik membutuhkan standar yang konsisten agar proses manufaktur lebih efisien. Akibatnya, aturan posisi kancing yang sudah berkembang sebelumnya ikut diadopsi dalam pola produksi.
Sejak saat itu, standar tersebut terus digunakan oleh industri fesyen di berbagai negara dan menjadi kebiasaan yang sulit diubah.
Pada akhirnya, letak kancing baju wanita dan pria berbeda bukan karena alasan mode semata. Perbedaan tersebut merupakan warisan sejarah yang dipengaruhi oleh budaya bangsawan, kebutuhan praktis, hingga perkembangan industri pakaian.
Meskipun zaman telah berubah, tradisi ini masih bertahan dan menjadi salah satu fakta menarik yang sering luput dari perhatian banyak orang.
(gas/asr) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]

