Bukan Dielus, Ini 7 Cara Ungkapkan Rasa Sayang pada Kucing

CNN Indonesia
Selasa, 07 Jul 2026 21:00 WIB
Ilustrasi. Ketimbang mengeong, ada cara lain untuk ungkapkan rasa sayang kepada kucing, yakni melalu tindakan dan bahasa tubuh. (iStock/Evrymmnt)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kalau kamu mau kasih paham ke kucing peliharaan bahwa kamu menyayanginya, caranya tak selalu dengan mengelusnya. Ada cara tertentu lebih mudah dipahami kucing sebagai rasa sayang majikannya.

Soalnya, kucing tidak memahami bahasa manusia seperti kita memahami mereka. Oleh karena itu, rasa sayang pada kucing perlu disampaikan lewat tindakan yang sesuai dengan bahasa tubuh dan kebiasaan mereka.

Cara mengungkapkan rasa sayang pada kucing

Kalau dilakukan dengan tepat, hubunganmu dengan si meong bisa jadi jauh lebih hangat dan penuh kepercayaan. Jadi, apa saja caranya?

1. Mengedip dengan perlahan

Menurut laman Pethelpful, dalam dunia komunikasi kucing, mengedip dengan perlahan dianggap sebagai tanda aman, tenang, dan penuh kepercayaan.

Kamu bisa mencoba menatapnya sebentar, lalu mengedip pelan dan mengalihkan pandangan. Jika kucing membalas dengan cara yang sama, itu pertanda ia menerima pesanmu.

2. Hormati personal space-nya

Kalau ingin disayang balik, jangan paksa kucing untuk selalu dipeluk atau digendong. Banyak kucing lebih nyaman menunjukkan kedekatan saat mereka sendiri yang memilih.

Memberi ruang berarti kamu menghargai batasannya, dan itu justru membuat mereka merasa aman. Bagi kucing, rasa aman adalah bentuk cinta yang sangat berarti.

3. Biarkan kucing memulai interaksi

Kucing biasanya lebih nyaman ketika mereka yang terlebih dahulu mendekat. Saat ia datang menghampiri, duduk di dekatmu, atau mengusap tubuhnya ke kakimu, itu tanda bahwa ia merasa nyaman.

Respons yang lembut dan tidak memaksa akan membuatnya merasa dihargai. Dalam jangka panjang, ini memperkuat ikatan yang sehat antara kamu dan anabul alias anak bulu.

4. Ciptakan rumah yang tenang dan mudah diprediksi

Lingkungan rumah yang tenang sangat membantu kucing merasa dicintai. Kucing adalah makhluk yang suka rutinitas dan tidak menyukai perubahan mendadak.

Jadwal makan yang konsisten, suasana rumah yang stabil, dan tempat istirahat yang nyaman bisa membuat mereka lebih rileks. Makin mereka merasa aman di rumah, makin mudah mereka memercayaimu.

5. Konsisten dalam berkomunikasi

Bicara soal konsistensi, kamu sebagai majikan pun harus berkomunikasi dengan konsisten. Jika tidak, kucing akan bingung dan salah menangkap sinyal.

Contohnya, seperti dikutip dari PetMD, penggunaan tangan sebagai cara bermain dengan kucing. Jika semua anggota keluarga di rumah tidak menggunakan tangan untuk bermain dengan kucing, tetapi kamu menggunakan tangan, kucing akan salah menerima sinyal.

6. Berikan makanan bernutrisi

Menyayangi kucing juga berarti memenuhi kebutuhan biologisnya dengan baik. Sebagai hewan karnivora obligat, kucing membutuhkan makanan tinggi protein hewani agar tetap sehat dan aktif.

Kamu juga bisa membuat waktu makan lebih menyenangkan dengan food puzzle atau lick mat. Jika bingung soal porsi dan jenis makanan, konsultasikan dengan dokter hewan agar sesuai dengan kebutuhan kucingmu.

7. Luangkan waktu untuk grooming

Menyikat bulu kucing bukan hanya soal kebersihan, tetapi juga bentuk kedekatan. Pada banyak kucing, grooming terasa mirip dengan kebiasaan saling merawat sesama kucing.

Aktivitas ini bisa membantu mengurangi bulu kusut dan hairball, sekaligus menjadi waktu berkualitas bersama. Sayangnya, tidak semua kucing suka disisir. Kalau kucingmu terlihat tidak nyaman, jangan dipaksa, dan pilih bentuk perhatian lain yang lebih ia sukai.

Menunjukkan cinta pada kucing tidak harus dengan suara manja, mengeong, atau pelukan berlebihan.

Justru, cinta yang paling dipahami kucing biasanya hadir lewat rasa aman, rutinitas, perhatian, dan penghormatan pada batas mereka. Jadi sudah siap untuk berkomunikasi dengan kucing peliharaanmu?

(rti)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK