BKKBN Sediakan Bantuan Biaya Vasektomi, Ini Mekanismenya untuk KB Pria

CNN Indonesia
Kamis, 02 Jul 2026 12:15 WIB
Kemendukbangga/BKKBN menyediakan bantuan biaya vasektomi bagi masyarakat. Simak besaran bantuan hingga mekanisme untuk mendapatkannya.
Ilustrasi. Kemendukbangga/BKKBN menyediakan bantuan biaya vasektomi bagi masyarakat. Simak besaran bantuan hingga mekanisme untuk mendapatkannya. (iStockphoto/Diy13)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN mengakui biaya menjadi salah satu alasan yang membuat vasektomi belum banyak diminati.

Direktur Bina Akses Pelayanan Keluarga Berencana (KB), dr. Fajar Firdawati mengatakan biaya vasektomi secara mandiri dapat mencapai jutaan rupiah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


"Untuk pelayanan vasektomi ini masih sebagian besar bergantung dari pelayanan yang sifatnya bakti sosial," kata Firda dalamMedia Briefingbertema 'Sinergitas Program: Melibatkan Pria dalam Kesetaraan Reproduksi', Selasa (30/6).

Menurutnya, berdasarkan informasi yang diterima BKKBN di sejumlah daerah, biaya vasektomi secara mandiri berkisar Rp8 juta hingga Rp9 juta.

"Biayanya memang tidak mudah kalau kita tidak melalui bakti sosial. Itu sekitar Rp8 juta kalau tidak salah. Informasinya sekitar Rp8-9 juta," ujarnya.

Ketua Tim Kerja Provider KB Pria, dr. Raymond Nadeak mengatakan biaya tersebut bahkan bisa lebih tinggi apabila tindakan dilakukan oleh dokter spesialis di rumah sakit.

"Untuk vasektomi sendiri, kalau dilakukan secara mandiri minimal sekitar Rp5 juta. Ini lebih besar apabila dilakukan oleh dokter spesialis di rumah sakit. Jadi harganya bisa di atas Rp10 juta," kata Raymond.


Bantuan pembiayaan dari pemerintah

Raymond menjelaskan vasektomi termasuk salah satu layanan keluarga berencana yang masuk dalam manfaat Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Selain itu, Kemendukbangga/BKKBN juga menyalurkan dukungan melalui Bantuan Operasional Keluarga Berencana (BOKB).

"Program pemerintah melalui bantuan operasional KB ini sangat membantu sekali bagi masyarakat yang memang terkendala pembiayaan dan ingin melakukan vasektomi," ujarnya.

"Untuk biaya sendiri memang di anggaran BOKB itu sekitar Rp1,5 juta untuk melakukan vasektomi," tambahnya.

Meski demikian, Firda menekankan kuota bantuan tersebut masih terbatas karena disesuaikan dengan alokasi anggaran di masing-masing daerah.

"Kuotanya juga tidak terlalu banyak. Ini menjadi pekerjaan rumah bagi kami di pusat bagaimana nantinya memungkinkan melalui bakti sosial lebih banyak masyarakat yang bisa mengakses layanan ini," ujarnya.


Bisa daftar lewat dinas atau kantor KB

BKKBN mendorong masyarakat yang berminat menjalani vasektomi dapat mendaftarkan diri melalui kantor penyuluh KB atau dinas yang menangani program keluarga berencana di daerah masing-masing.

Menurut Firda, beberapa provinsi bahkan telah memiliki mekanisme pendaftaran bagi calon peserta vasektomi maupun metode operasi wanita (MOW), yang kemudian akan ditindaklanjuti dengan proses konseling sebelum tindakan dilakukan.

"Nanti kita akan pilah. Sebagian besar yang datang itu ketika ditanya tahu informasi dari mana, jawabannya dari media sosial atau media massa. Sehingga mereka tertarik datang ke kantor untuk melakukan konseling," katanya.

Ia menegaskan konseling menjadi tahapan penting karena vasektomi merupakan metode kontrasepsi permanen yang diperuntukkan bagi pria yang sudah yakin tidak ingin memiliki anak lagi.

Selain persoalan biaya, Kemendukbangga/BKKBN juga berupaya memperluas akses layanan dengan menambah tenaga kesehatan yang mampu melakukan vasektomi.
Firda mengatakan pihaknya bekerja sama dengan Ikatan Ahli Urologi Indonesia (IAUI), Perhimpunan Dokter Umum Indonesia (PDUI), serta Kementerian Kesehatan untuk memperbanyak pelatihan bagi tenaga medis.

"Kami semakin mempererat hubungan dengan Ikatan Dokter Urologi dan juga memberikan pelatihan kepada dokter-dokter umum agar terampil melakukan vasektomi," ujarnya.

Selain pelatihan bagi dokter umum, BKKBN juga melakukan penyegaran kompetensi bagi dokter spesialis serta mendorong setiap kabupaten dan kota memiliki tim layanan vasektomi agar masyarakat tidak perlu pergi jauh untuk mengakses layanan tersebut.

[Gambas:Video CNN]

(anm/fef) Add as a preferred
source on Google