Mengenal Sleepmaxxing, Benarkah Bisa Bikin Tidur Lebih Lelap?
4. Menggunakan sleep tracker
Beberapa smart watch kini bisa melacak aktivitas tidur. Namun seberapa penting pelacakan ini. Menurut Weiss, penelitian tentang efektivitasnya masih berkembang dan fitur sleep tracking itu sendiri masih terus diperbarui. Kita pun harus berhati-hati dalam penggunaannya.
"Sebagian besar pelacak tidur yang tersedia secara komersial bukanlah alat diagnostik. Artinya, alat tersebut tidak akan mengarah pada diagnosis gangguan tidur," kata Weiss.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
5. Menempelkan plester mulut
Trik lain yang dianggap efektif agar tidur lebih lelap, yakni menempelkan plester di mulut. Alasannya, mulut yang tertutup bisa mengurangi dengkuran dan memperbaiki bau mulut.
Mengutip Harvard Health Publishing, hasil tinjauan sebuah tim dari departemen otolaringologi di Universitas George Washington mengungkap klaim di media sosial ini tak didukung oleh penelitian apa pun.
Jadi, jika ingin memperbaiki kebiasaan mendengkur, sebaiknya diskusikan hal ini dengan dokter saja. Plester pada mulut tidak efektif mengobati penyebab dasar dengkuran, misalnya alergi, asma, hingga sleep apnea.
6. Tidur sebelum pukul 22.00
Klaim media sosial lainnya terkait sleepmaxxing, yakni seseorang harus tidur sebelum pukul 22.00 agar lebih nyenyak dan bangun lebih pagi.
Memaksimalkan paparan sinar matahari pagi dan meminimalkan cahaya malam untuk mengatur ritme sirkadian memang penting. Namun ada banyak variasi jumlah jam tidur dan kronotipe seseorang. Jadi, sulit untuk menyatakan ada waktu tidur ideal untuk semua orang.
Jadi, apa yang harus dilakukan agar tidur malam lebih lelap?
Trik sleepmaxxing ada yang bisa diikuti dan ada yang sebaiknya dihindari. Lalu bagaimana caranya supaya tidur malam lebih nyenyak?
Mengutip The Guardian, berikut ini beberapa saran dari para pakar yang terbukti membuat tidur lebih nyenyak:
- Mulai hari dengan paparan sinar matahari untuk menyelaraskan jam internal tubuh.
- Jaga waktu tidur dan bangun yang konsisten, termasuk di akhir pekan
- Batasi tidur siang, jangan lebih dari 30 menit
- Kurangi asupan kafein pada sore hari
- Hindari makan berat tepat sebelum tidur
- Hindari paparan layar sebelum tidur
- Buat rutinitas menenangkan sebelum tidur, misalnya membaca atau meditasi.
Itu dia serba-serbi mengenai sleepmaxxing dan saran yang lebih tepat agar bisa tidur lelap. Tak semua tren di media sosial bisa diikuti, jadi cek terlebih dahulu kebenarannya sebelum Anda praktikkan.
(rti) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
