Ini Daftar Produk Skincare yang Paling Diburu Konsumen Indonesia
Konsumen Indonesia kini semakin eksploratif dalam berbelanja produk kecantikan. Tak hanya memperbanyak produk yang dibeli, konsumen juga mulai melirik kategori perawatan di luar skincare wajah.
Hal tersebut disampaikan Senior Account Manager Worldpanel, Fatima Ratu Zahra dalam media gathering yang digelar Perkumpulan Perusahaan Kosmetika Indonesia (Perkosmi) di Jakarta Selatan, Selasa (1/9).
Berdasarkan data Worldpanel, pelembap wajah, pencuci muka, dan produk perawatan tubuh (body care) menjadi tiga kategori produk kecantikan teratas berdasarkan nilai belanja konsumen.
Di luar kategori tersebut, sejumlah segmen yang juga menunjukkan pertumbuhan, antara lain:
- perawatan bibir,
- masker rambut,
- serum rambut,
- perona pipi (blush on),
- pewarna bibir,
- perona mata (eye shadow),
- krim perawatan rambut,
- tabir surya (sunscreen),
- alas bedak cushion,
- krim bibir.
Ratu mengatakan, perubahan tersebut menunjukkan konsumen mulai memperluas jenis produk kecantikan yang mereka gunakan.
"Tapi di tahun ini konsumen bahkan menjadi lebih eksploratif dan meningkatkan jumlah kategori yang mereka beli. Bahkan sekarang kategori yang ditambahkan ke premium harga konsumen itu juga sudah termasuk produk pelengkap bibir, sekarang juga diperlukan serum rambut," jelasnya.
Menurutnya, tren tersebut menunjukkan bahwa kebutuhan konsumen tidak lagi berpusat pada perawatan kulit wajah.
"Hal ini menunjukkan bahwa tidak hanya perawatan kulit wajah saja, tapi juga perawatan bibir dan perawatan rambut," ujarnya.
Semua kelompok ekonomi ikut belanja lebih banyak
Peningkatan belanja produk kecantikan juga terjadi di berbagai kelompok sosial ekonomi.
"Dan peningkatan dari belanja konsumen tidak hanya terjadi di spesifik kelompok sosial ekonomi. Hal ini terjadi di semua kelompok sosial ekonomi, dari sosial dari atas, dari bawah," kata Ratu.
Kelompok sosial ekonomi atas tercatat menjadi kelompok yang paling eksploratif dengan membeli lebih banyak kategori produk dibandingkan kelompok lainnya.
Meski begitu, ketiga kelompok sosial ekonomi tersebut memiliki kesamaan, yakni mulai memperluas belanja ke produk di luar perawatan kulit wajah, termasuk produk perawatan rambut dan bibir.
(anm/asr)