8 Tips Merawat dan Menghadapi Orang Tua yang Sudah Lanjut Usia

CNN Indonesia
Rabu, 08 Jul 2026 15:30 WIB
Ilustrasi. Merawat dan menghadapi orang tua yang sudah lanjut usia bukanlah perkara mudah. Jika tidak dikelola dengan baik, maka rentan menimbulkan konflik. (iStockphoto/whyframestudio)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menghadapi orang tua yang sudah lanjut usia bukanlah perkara mudah. Kondisi psikologi dan kesehatan orang tua yang telah menurun menjadi tantangan tersendiri.

Jika tidak dikelola dengan baik, maka rentan menimbulkan konflik. Berikut cara menghadapi orang tua yang sudah lanjut usia yang dapat dicoba.

Penuaan yang dialami orang tua bukanlah sesuatu yang menyenangkan bagi mereka. Kondisi kesehatan yang mulai menurun, hilangnya kemampuan untuk melakukan sesuatu menjadi hal yang menakutkan bagi mereka.

Ketakutan inilah yang menjadi alasan mengapa orang tua cenderung lebih emosional.

Di sisi lain, seringkali pendekatan yang dilakukan oleh anak tidak memperhatikan hal ini. Anak cenderung memaksakan apa yang menurut mereka benar tanpa meminta pendapat orang tua. Inilah biasanya menimbulkan konflik yang tidak diinginkan.

Untuk itu, sebagai seorang anak wajib mengetahui bagaimana cara yang tepat untuk menghadapi orang tua yang sudah lanjut usia. Jika caranya benar, maka hubungan ini akan berjalan dengan harmonis.

Cara menghadapi orang tua yang sudah lanjut usia

Berikut cara menghadapi orang tua yang sudah lanjut usia, dirangkum dari berbagai sumber.

1. Sabar

Hal pertama yang perlu dipersiapkan pada saat menghadapi orang tua yang sudah lanjut usia adalah sabar. Kesabaran sangat diperlukan untuk dapat menciptakan komunikasi dua arah yang sehat.

Sampaikan apa yang menjadi kekhawatiran Anda kepada orang tua dengan bahasa yang lembut dan mudah untuk dimengerti.

2. Jangan paksakan kehendak

Jangan pernah memaksakan kehendak kepada orang tua meskipun hal tersebut baik untuknya, terlebih sampai menggerutu atau marah-marah.

Selain hanya akan menguras energi, memaksakan kehendak hanya akan membuat hubungan Anda dengan orang tua semakin merenggang.

3. Luangkan waktu bersama

Cobalah untuk selalu meluangkan waktu di sela kesibukan. Meskipun mungkin mereka seolah-olah tidak membutuhkan Anda, tetapi sejatinya mereka sangat membutuhkan perhatian.

Pada saat interaksi dapat berjalan dengan baik, maka orang tua akan merasakan jika Anda benar-benar memprioritaskan mereka.


4. Libatkan mereka

Mungkin masih banyak anak yang tidak melibatkan orang tua dalam mengambil keputusan, padahal ini sangat penting. Cobalah sesekali untuk memberikan pertanyaan atau meminta pendapatnya.

Misalnya, Anda bisa tanyakan apakah hari ini ingin dibuatkan menu apa? Jika dilakukan dengan baik, komunikasi bisa berjalan dengan baik.

5. Jangan perlakukan seperti anak kecil

Satu hal yang harus diingat, bagaimanapun juga orang tua tetaplah orang tua, bukan anak kecil. Akan menjadi aneh bagi mereka jika Anda sering memperlakukannya seperti anak kecil.

Jika hal ini dilakukan terus menerus, maka konflik demi konflik akan timbul dalam interaksi tersebut dan ini tidak sehat.

6. Libatkan anggota keluarga lainnya

Merawat orang tua merupakan tanggung jawab besar yang sebaiknya tidak dipikul sendirian. Jika memungkinkan, libatkan anggota keluarga lainnya untuk membantu merawat orang tua.

Selain meningkatkan kehangatan, hal ini juga dapat membuat orang tua merasa diprioritaskan.

7. Bicara dengan dokter mereka

Seiring dengan bertambahnya usia, kondisi kesehatan orang tua juga akan menurun. Untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, cobalah untuk berkomunikasi dengan dokter keluarga untuk dapat memantau dan mengetahui bagaimana kesehatan orang tua.

Hal ini berguna untuk mengetahui apa yang harus dan tidak boleh dilakukan pada orang tua.

8. Berhenti menyalahkan diri sendiri

Menjaga dan merawat orang tua bukanlah perkara yang mudah. Meskipun sudah Anda usahakan sebaik mungkin, mungkin hasilnya tidak seperti yang diharapkan.

Jika hal ini terjadi, berhentilah untuk menyalahkan diri sendiri karena hanya akan menambah beban pikiran. Ingatlah, mereka orang dewasa yang sudah mampu memilih tujuan sendiri.

Demikian cara merawat dan menghadapi orang tua yang sudah lanjut usia.

(ahd/fef)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK