Apakah Ibu Hamil Boleh Makan Cokelat? Ketahui Batasannya

CNN Indonesia
Selasa, 07 Jul 2026 18:00 WIB
Apakah ibu hamil boleh makan cokelat? Perhatikan batasannya.
Ilustrasi. Apakah ibu hamil boleh makan cokelat? Perhatikan batasannya. (iStockphoto/skynesher)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Banyak ibu hamil mengaku lebih sering mengidam makanan manis, termasuk cokelat. Rasanya yang lezat memang bisa membantu memperbaiki suasana hati, tetapi apakah ibu hamil boleh makan cokelat?

Jangan khawatir, ternyata ibu hamil tetap boleh makan cokelat selama dikonsumsi dalam jumlah yang wajar. Bahkan, beberapa penelitian menunjukkan bahwa cokelat, terutama dark chocolate, berpotensi memberikan manfaat bagi ibu dan janin.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, konsumsi berlebihan tetap perlu dihindari karena kandungan gula, kalori, dan kafeinnya.


Bolehkah ibu hamil makan cokelat?

Melansir dari situs Baby Center, jawaban dari pertanyaan apakah ibu hamil boleh makan cokelat adalah boleh. Cokelat aman dikonsumsi oleh sebagian besar ibu hamil, asalkan tidak berlebihan.

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa konsumsi dark chocolate dalam porsi kecil sejak trimester pertama dapat membantu melancarkan aliran darah ke plasenta, sehingga mendukung suplai oksigen dan nutrisi untuk janin.

Selain itu, ada pula penelitian yang mengaitkan konsumsi cokelat dengan penurunan risiko preeklamsia dan hipertensi selama kehamilan, meski masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk memastikan manfaat tersebut.

Meski aman, cokelat tetap perlu dibatasi. Alasannya, makanan ini mengandung gula, kalori, dan kafein yang jika dikonsumsi berlebihan dapat berdampak kurang baik bagi kesehatan ibu maupun janin.

Organisasi profesi kebidanan merekomendasikan agar asupan kafein selama kehamilan tidak melebihi 200 miligram per hari. Karena itu, jika ibu hamil juga mengonsumsi kopi, teh, atau minuman berkafein lainnya, penting untuk tetap memperhatikan total asupan kafein harian.

Sebagai gambaran, sekitar 30 gram milk chocolate mengandung kurang dari 10 miligram kafein, sedangkan dark chocolate memiliki kandungan kafein sedikit lebih tinggi, sekitar 12 miligram per 30 gram.

Selain itu, cokelat juga tinggi gula dan kalori. Jika dikonsumsi terlalu sering, makanan ini dapat meningkatkan risiko kenaikan berat badan berlebih selama kehamilan.


Kapan ibu hamil sebaiknya membatasi cokelat?

Pada kondisi tertentu, dokter mungkin menyarankan ibu hamil untuk membatasi konsumsi cokelat, misalnya jika:

  • Mengalami diabetes gestasional.
  • Sulit mengontrol kadar gula darah.
  • Mengalami kenaikan berat badan yang berlebihan selama kehamilan.

Jika tetap ingin menikmati cokelat, cobalah mengombinasikannya dengan makanan bergizi, misalnya menambahkan sedikit dark chocolate ke yogurt tinggi protein atau buah-buahan agar kebutuhan nutrisi tetap terpenuhi.


Makanan yang sebaiknya dihindari selama hamil

Selain membatasi makanan manis, ibu hamil juga perlu menghindari beberapa jenis makanan yang berisiko membawa bakteri atau zat berbahaya bagi janin, di antaranya sebagai berikut merujuk NHS:

  1. Susu dan keju yang tidak dipasteurisasi, karena berisiko mengandung bakteri Listeria yang dapat menyebabkan infeksi serius pada kehamilan.
  2. Daging mentah atau setengah matang, termasuk daging olahan yang belum dipanaskan dengan baik, karena dapat membawa parasit penyebab toksoplasmosis.
  3. Hati dan olahannya, sebab mengandung vitamin A dalam jumlah sangat tinggi yang tidak dianjurkan selama kehamilan.
  4. Ikan dan makanan laut mentah, seperti sushi dengan ikan mentah atau kerang mentah, karena berisiko mengandung bakteri dan parasit.
  5. Minuman beralkohol, karena dapat mengganggu perkembangan janin.
  6. Makanan atau minuman berkafein berlebihan, termasuk kopi, teh, minuman energi, dan cokelat dalam jumlah besar.
  7. Buah dan sayuran yang tidak dicuci bersih, karena dapat terkontaminasi bakteri atau parasit dari tanah.

Agar kehamilan tetap sehat, imbangi konsumsi cokelat dengan pola makan bergizi seimbang serta hindari makanan yang berisiko membawa bakteri, parasit, atau zat yang dapat membahayakan perkembangan janin.

Jika memiliki kondisi medis seperti diabetes gestasional atau kehamilan berisiko tinggi, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter mengenai pola makan yang paling sesuai.

Demikian jawaban dari pertanyaan apakah ibu hamil boleh makan cokelat. Semoga bermanfaat.

(sac/fef) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]