10 Ciri Orang yang Punya Kecerdasan Tinggi, Kamu Termasuk?
Kecerdasan tak cuma bisa dilihat dari skor akademik, tapi juga lewat keseharian. Lantas, apa saja ciri orang yang punya kecerdasan tinggi?
Orang-orang cerdas seperti ini dikenal dengan sebutan jenius. Namun, tak ada satu definisi pasti tentang apa itu jenius.
Mengutip WebMD, banyak ahli mengaitkan jenius dengan kekayaan pikiran yang orisinal, kreativitas, dan kemampuan untuk berimajinasi atau berpikir dengan cara yang baru.
Ilmuwan juga tak tahu persis apa yang menyebabkan seseorang menjadi sangat cerdas. Namun, komponen genetik diduga kuat memengaruhi tingkat kecerdasan seseorang.
Ciri orang yang punya kecerdasan tinggi
Kecerdasan umumnya diukur dengan skor IQ. Skor IQ di atas 110 masuk kategori di atas rata-rata. Sementara untuk dikatakan jenius, skor IQ harus mencapai lebih dari 120.
Tapi, melihat kecerdasan hanya dari mengukur angka terasa rumit. Alih-alih harus mengetahui skor IQ, Anda bisa memperhatikan beberapa ciri orang yang punya kecerdasan tinggi berikut ini, merangkum berbagai sumber.
1. Berbicara dengan diri sendiri
Banyak orang menganggap kebiasaan berbicara dengan diri sendiri sebagai sesuatu yang aneh. Tapi, hal ini tak berlaku bagi orang-orang cerdas.
"Sebenarnya ini [berbicara dengan diri sendiri] adalah tanda kecerdasan karena mengungkapkan pikiran secara verbal membantu otak mengatur informasi kompleks dan mengatur diri sendiri dengan lebih efektif," ujar ahli neuropsikologi Sanam Hafeez, mengutip Parade.
2. Berantakan atau tidak terorganisir
Jangan salah sangka pada ruang atau meja kerja yang berantakan dan menganggapnya sebagai kecerobohan. Karena menurut Hafeez, boleh jadi pemiliknya memiliki kecerdasan yang tinggi.
"Lingkungan yang berantakan sering kali mencerminkan pikiran yang terlalu sibuk dengan ide-ide sehingga mengabaikan pentingnya merapikan," ujar Hafeez.
Beberapa penelitian juga telah menghubungkan meja kerja yang berantakan dengan pemikiran kreatif.
3. Overthinking
Kekhawatiran atau terlalu banyak memikirkan hal-hal yang belum terjadi sering dianggap sebagai kelemahan atau tanda rasa percaya diri yang rendah. Namun, Hafeez mengatakan, rasa khawatir bisa jadi 'kekuatan super' seseorang.
"Orang-orang yang sangat cerdas dapat mensimulasikan skenario dan risiko masa depan secara jelas," ujar dia.
4. Lupa pada hal-hal dasar
Sering lupa menaruh kunci mobil atau ponsel? Menurut Hafeez, kebiasaan sering lupa pada hal-hal mendasar seperti ini bisa jadi tanda kecerdasan.
"Otak secara aktif menyaring informasi berprioritas rendah untuk menghemat kapasitas bagi pemikiran yang lebih mendalam," kata Hafeez.
5. Tak suka jawaban yang samar
Orang yang cerdas tak bisa menerima jawaban yang samar atau menggantung. Mereka sering kali dianggap terlalu banyak menuntut.
Namun, menurut Hafeez, sikap tersebut justru memperlihatkan seseorang berpikir dengan mendalam.
"Pikiran yang terlatih untuk menemukan ketelitian secara alami menolak ambiguitas. Otak menolak untuk menganggap informasi yang tidak lengkap sebagai sesuatu yang sudah terselesaikan," ujarnya.
6. Mampu merasakan
Kecerdasan emosional yang tinggi dapat berjalan beriringan dengan kecerdasan otak. Salah satunya bisa dilihat dari kemampuan diri untuk merasakan suasana tertentu.
"Otak Anda menjalankan algoritma sosial lebih cepat daripada yang dapat diikuti oleh pikiran sadar Anda," ujar Hafeez.
7. Sadar banyak hal yang tidak diketahui
Tak semua orang perlu mengetahui segala hal. Hal yang sama juga berlaku bagi orang cerdas.
Mengutip Business Insider, orang cerdas tak malu mengakui dirinya tidak mengetahui sesuatu. Mereka tidak takut mengatakan, 'saya tidak tahu'.
Sebuah studi klasik karya Justin Kruger dan David Dunning menemukan, semakin rendah tingkat kecerdasan seseorang, semakin besar pula seseorang melebih-lebihkan kemampuan kognitifnya.
8. Selalu penasaran
Albert Einstein pernah berkata, 'Saya tidak memiliki bakat khusus, saya hanya punya rasa ingin tahu yang sangat besar'.
Ya, rasa penasaran jadi salah satu tanda orang cerdas.
Sebuah penelitian pada 2016 pernah menunjukkan adanya kaitan antara kecerdasan masa kanak-kanak dan keterbukaan terhadap pengalaman anyar di masa dewasa. Salah satunya mencakup rasa ingin tahu.
9. Senang menyendiri
Orang cerdas umumnya sangat individualis. Penelitian teranyar menemukan, orang cerdas cenderung lebih merasa puas dengan menyendiri dibandingkan bersosialisasi dengan banyak orang.
10. Punya selera humor tinggi
Orang cerdas cenderung memiliki selera humor yang tinggi. Para ilmuwan sepakat soal hal ini.
Sebuah studi menemukan, orang yang membuat karikatur lucu memperoleh skor lebih tinggi pada pengukuran kecerdasan verbal.
Studi lain juga menemukan, komedian profesional memperoleh skor kecerdasan verbal yang lebih tinggi di atas rata-rata.
Ciri orang yang punya kecerdasan tinggi di atas tak bisa dijadikan patokan pasti. Kecerdasan bisa dilihat dengan cara yang lebih luas.
(asr)