Jadi Tontonan Wisatawan, Apa Itu 'Setan Debu' yang Muncul di Bromo?

CNN Indonesia
Jumat, 10 Jul 2026 10:45 WIB
Ilustrasi. Fenomena 'dust devil' menarik perhatian wisawatan Bromo. Fenomena ini terbilang lumrah di kawasan yang terkenal akan gunung dan padang pasirnya yang luas ini. (Florence Febriani Susanto)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tanpa rasa takut, wisatawan Bromo justru menjadikan dust devil sebagai tontonan. Padahal fenomena ini sekilas mirip tornado meski berukuran kecil. Sebenarnya, apa itu dust devil alias 'setan debu'?

'Setan debu' kembali muncul di kawasan lautan pasir Bromo. 'setan debu' alias dust devil adalah fenomena pusaran angin mirip tornado yang membumbung tinggi. Karena kawasan ini berupa pasir, pusaran angin menerbangkan pasir dan debu di sekitar.

Fenomena ini diabadikan dalam sebuah video yang beredar di media sosial. Buat sebagian orang, fenomena ini terlihat aneh dan cukup menakutkan sebab benda-benda ringan pun turut dalam pusaran angin.

Akan tetapi, sejumlah pedagang tetap berada di lokasi dan tidak menunjukkan kepanikan. Mereka justru menonton fenomena ini layaknya sesuatu yang menarik.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Probolinggo Oemar Sjarief berkata 'setan debu' lumrah terjadi terutama saat masuk musim kemarau.

"Secara visual memang tampak seperti tornado kecil yang membawa debu dan pasir, namun ukurannya lebih kecil dan proses terbentuknya berbeda dengan puting beliung," kata Oemar seperti dilaporkan detikTravel.

Sementara itu, 'setan debu' umumnya tidak berbahaya sebab kecepatan angin jauh lebih rendah ketimbang tornado yang sesungguhnya.

Beberapa faktor dapat memicu 'setan debu' seperti, panas permukaan akibat paparan sinar matahari yang intens, jumlah tutupan awan sedikit, banyak debu atau pasir, dan kelembapan tanah rendah.

Wisatawan diimbau untuk tidak berada terlalu dekat dengan pusaran angin sebab pasir dan debu yang berterbangan bisa sangat mengganggu.

Akan tetapi, jika terlanjur terlalu dekat dengan 'setan debu' sebaiknya diam sembari menutup mata dan hidung atau saluran pernapasan sampai pusaran angin hilang.

(els)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK