Jangan Masukkan 7 Barang Ini ke Bagasi Pesawat

CNN Indonesia
Jumat, 31 Jul 2026 13:00 WIB
Ada beberapa barang yang sebaiknya tidak dimasukkan bagasi pesawat.
Ilustrasi. Ada beberapa barang yang sebaiknya tidak dimasukkan bagasi pesawat. (iStockphoto/izusek)

4. Senjata, benda tajam, dan barang berbahaya lainnya

Senjata api, replika senjata, pistol mainan yang menyerupai senjata asli, serta bagian dari senjata termasuk barang yang tidak diperbolehkan dalam penerbangan. Begitu juga dengan benda yang berpotensi digunakan sebagai alat berbahaya.

Beberapa benda tajam seperti pisau, pedang, gunting tertentu, dan alat tajam lainnya juga memiliki pembatasan.

Untuk menghindari masalah saat pemeriksaan keamanan, sebaiknya periksa kembali aturan maskapai terkait barang-barang tersebut sebelum membawanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

5. Rokok elektrik atau vape

Rokok elektrik atau vape termasuk barang yang memiliki aturan khusus dalam penerbangan. Perangkat ini biasanya tidak diperbolehkan masuk ke dalam bagasi tercatat karena menggunakan baterai lithium yang memerlukan penanganan khusus.

Jika aturan negara dan maskapai mengizinkan, rokok elektrik umumnya hanya boleh dibawa di kabin atau bersama penumpang. Namun, penggunaannya tetap dilarang selama berada di dalam pesawat. 

Pastikan juga untuk mengecek regulasi negara tujuan karena beberapa negara memiliki larangan terhadap kepemilikan maupun penggunaan rokok elektrik.

6. Cairan, aerosol, dan gel 

Cairan, aerosol, dan gel memiliki aturan khusus, terutama untuk barang bawaan kabin. Produk seperti parfum, sampo, gel rambut, pasta gigi, krim, losion, hingga deodoran cair biasanya hanya diperbolehkan dalam ukuran tertentu.

Umumnya, cairan yang dibawa ke kabin harus berada dalam wadah maksimal 100 ml dan ditempatkan dalam kantong plastik transparan sesuai ketentuan.

Untuk ukuran yang lebih besar, penumpang perlu memastikan apakah barang tersebut dapat dimasukkan ke bagasi sesuai aturan maskapai.

7. Barang elektronik yang tidak dapat dimatikan

Barang elektronik yang tidak dapat dimatikan sepenuhnya juga menjadi salah satu barang yang perlu diperhatikan sebelum masuk ke bagasi. Perangkat elektronik yang terus aktif berpotensi mengganggu aturan keselamatan penerbangan.

Pastikan seluruh perangkat seperti mainan elektronik, kamera, laptop, atau gadget lainnya dapat dimatikan sepenuhnya sebelum perjalanan. Hindari membiarkan perangkat berada dalam mode tidur (sleep mode) atau menyala otomatis ketika disimpan dalam bagasi.

Nah, itulah daftar barang yang sebaiknya tidak dimasukkan bagasi agar perjalanan udara yang lebih aman, nyaman, dan sesuai aturan. Sebelum berangkat, selalu periksa kembali regulasi maskapai dan negara tujuan karena setiap wilayah dapat memiliki kebijakan tambahan. 

(gas/asr)

HALAMAN:
1 2