5 Arti Gerakan Ekor Kucing yang Wajib Dipahami Pemilik
Kucing dikenal sebagai hewan yang tidak banyak 'berbicara'. Namun, bukan berarti mereka tidak mampu berkomunikasi dengan pemiliknya. Selain melalui suara mengeong, kucing lebih sering menyampaikan perasaan dan kebutuhannya lewat bahasa tubuh, terutama gerakan ekor.
Tak sedikit pemilik yang salah menafsirkan gerakan ekor kucing. Padahal, memahami bahasa tubuh ini bisa membantu membangun hubungan yang lebih baik sekaligus mencegah situasi yang membuat kucing merasa stres atau terganggu.
Lantas, apa saja arti gerakan ekor kucing yang perlu diketahui pemilik? Berikut penjelasannya, melansir CP Petindo:
1. Ekor bergetar, tanda kucing sedang senang
Jika kucing mengangkat ekornya tegak lalu tampak bergetar, ini umumnya menjadi pertanda bahwa ia sedang merasa senang dan antusias.
Gerakan ini sering muncul ketika kucing menyambut pemiliknya, meminta perhatian, atau mengajak bermain. Namun, jika ekor tetap tegak sambil bergetar ketika berada di dekat permukaan vertikal, gerakan tersebut juga bisa menjadi tanda bahwa kucing akan menyemprotkan urine sebagai penanda wilayah.
2. Ekor dikibaskan, kucing sedang fokus
Kucing yang mengibaskan ekornya perlahan dari sisi ke sisi biasanya sedang berkonsentrasi pada sesuatu. Misalnya saat mengamati burung, serangga, atau mainan di depannya.
Gerakan ini menandakan bahwa naluri berburu sedang aktif dan kucing bersiap menerkam targetnya. Karena itu, sebaiknya jangan mengganggunya saat menunjukkan gerakan ini, terutama jika ia terlihat sangat fokus.
3. Ekor dibanting, tanda kucing merasa terganggu
Berbeda dengan kibasan halus, membanting ekor ke lantai atau permukaan lain biasanya menjadi sinyal bahwa kucing sedang kesal, jengkel, atau tidak nyaman.
Sebagai contoh, jika kucing mulai membanting ekornya saat sedang dielus, itu bisa berarti ia sudah tidak ingin disentuh lagi. Mengabaikan sinyal ini berisiko membuat kucing mencakar atau menggigit sebagai bentuk pertahanan diri.
4. Ekor berbentuk tanda tanya, pertanda suasana hati sedang baik
Salah satu gerakan ekor yang paling mudah dikenali adalah ketika ujung ekor melengkung membentuk tanda tanya. Posisi ini umumnya menunjukkan bahwa kucing sedang merasa rileks, percaya diri, dan senang.
Jika anabul menghampiri Anda dengan posisi ekor seperti ini, itu bisa menjadi momen yang tepat untuk mengajaknya bermain atau berinteraksi.
5. Bulu ekor mengembang, kucing sedang takut atau agresif
Saat bulu ekor tampak mengembang hingga terlihat lebih besar dari biasanya, kucing kemungkinan sedang merasa terancam, ketakutan, atau bersikap agresif.
Kucing melakukan hal ini sebagai mekanisme pertahanan agar tubuhnya terlihat lebih besar di hadapan lawan. Jika melihat gerakan tersebut, sebaiknya beri ruang bagi kucing dan hindari memaksanya untuk berinteraksi hingga kondisinya kembali tenang.
(tis/tis)