10 Cara Membesarkan Anak yang Bertanggung Jawab lewat Keseharian

CNN Indonesia
Selasa, 28 Jul 2026 09:45 WIB
Anak perlu diperkenalkan pada konsep tanggung jawab sejak dini.
Ilustrasi. Anak perlu diperkenalkan pada konsep tanggung jawab sejak dini. (Istockphoto/ Damircudic)

5. Terapkan struktur dan rutinitas

Struktur dan rutinitas akan membuat anak merasa nyaman. Anak jadi tahu apa yang harus dilakukan dan kapan menyelesaikannya.

Rutinitas juga bisa mengajarkan anak pada tanggung jawab. Orang tua bisa menyusun jadwal rutinitas, seperti jadwal belajar, yang ditetapkan pada anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

6. Ajarkan anak tentang konsekuensi

Anak-anak perlu belajar bahwa segala hal memiliki konsekuensi. Biarkan mereka untuk memilih sesuatu, tapi beri juga pemahaman tentang konkuensi yang akan mereka terima.

Memahami konsekuensi penting untuk mengenalkan tanggung jawab pada si kecil.

Misalnya, jika si kecil menolak belajar atau mengejarkan tugas, maka beri mereka pemahaman bahwa penolakannya bisa membawa konsekuensi.

7. Jangan lupa beri pujian untuk si kecil

Memuji berlebihan memang tak disarankan. Tapi, memberikan pujian sebagai bentuk apresiasi terhadap anak yang melakukan sesuatu adalah penting.

Misalnya, beri pujian dan ucapan terima kasih setelah si kecil membantu mengelap meja makan. Dengan begini, si kecil perlahan akan mengenal konsep tanggung jawab.

8. Beri kesempatan anak untuk menyelesaikan masalah sendiri

Mudah bagi seorang dewasa untuk turun tangan membantu anak menyelesaikan masalah yang dihadapinya. Tapi, cara ini justru akan membuat si kecil menjadi pribadi yang manja atau selalu tergantung pada orang lain.

Menukil laman Binus University, salah satu contohnya adalah ketika si kecil menumpahkan air. Alih-alih membantu mengelap tumpahan air, orang tua bisa membiarkan si kecil yang melakukannya.

Cara seperti ini membuat anak memiliki kesempatan untuk belajar mengatasi masalah sendiri.

9. Menyiapkan keperluan sekolah sendiri

[Gambas:Video CNN]

Orang tua perlu mengajarkan anak untuk menyiapkan keperluan sekolah sendiri. Biarkan si kecil menyiapkan seragam, buku, tas, dan tugas-tugas sendiri.

Dengan memahami tanggung jawabnya, anak akan otomatis memahami konsekuensi yang harus diterima atas hal tersebut. Misal, jika ia malas menyiapkan keperluan sekolah, maka bisa jadi ia terlambat datang ke sekolah.

10. Beri pemahaman soal uang

Tak cuma orang dewasa, anak juga perlu bertanggung jawab terhadap uang yang dipegangnya.

Misalnya, saat si kecil memasuki usia sekolah dasar, berikan ia uang jajan. Berikan pemahaman mengenai cara mengelola uang dengan baik dan benar.

Dengan demikian, anak akan mulai memahami bagaimana uang bekerja dan bertanggung jawab atas apa yang dimilikinya.

(asr) Add as a preferred
source on Google

HALAMAN:
1 2