7 Tanda Kamu Kurang Jalan Kaki, Jangan Abaikan Sinyal Tubuh Ini

CNN Indonesia
Selasa, 28 Jul 2026 04:30 WIB
Jika kamu jarang jalan kaki dan kurang bergerak, tubuh sebenarnya akan memberikan berbagai sinyal. Apa saja itu?
Ilustrasi. Jika kamu jarang jalan kaki dan kurang bergerak, tubuh sebenarnya akan memberikan berbagai sinyal. Apa saja itu? (iStock/PeopleImages)
Daftar Isi
Jakarta, CNN Indonesia --

Aktivitas sehari-hari yang padat kerap membuat banyak orang kurang melakukan aktivitas fisik, termasuk berjalan kaki.

Padahal, kegiatan sederhana ini terbukti baik untuk menjaga kesehatan jantung, meningkatkan kebugaran, hingga mengontrol berat badan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Jika kurang bergerak, tubuh sebenarnya akan memberikan berbagai sinyal. Tanda-tanda tersebut sebaiknya tidak diabaikan karena dapat memengaruhi kesehatan secara menyeluruh.

Lalu, apa saja tanda tubuh kurang jalan kaki atau kurang berolahraga pada umumnya?

Tanda tubuh kurang jalan kaki

Berikut beberapa tanda tubuh kurang jalan kaki yang tak boleh disepelekan.

1. Tubuh sering pegal dan nyeri

Apakah Anda sering bangun dengan leher kaku, punggung pegal, atau nyeri pada persendian? Kondisi ini bisa menjadi pertanda bahwa tubuh terlalu lama berada dalam posisi yang sama dan kurang bergerak.

Dikutip dari laman Wellbeing rehab, kurangnya aktivitas fisik dapat membuat otot menjadi kaku dan postur tubuh memburuk.

Berjalan kaki secara rutin, disertai peregangan dan latihan ringan, dapat membantu menjaga fleksibilitas sendi, khususnya mampu mengurangi rasa pegal.

2. Kualitas tidur menurun

ilustrasi susah tidurilustrasi susah tidur Foto: iStockphoto/estefanamer

Tanda tubuh kurang jalan kaki atau kurang berolahraga berikutnya ialah kualitas tidur menurun. Kualitas ini bisa jadi sulit tidur atau sering terbangun pada malam hari, bahkan saat bangun tubuh justru tidak segar.

Aktivitas fisik, termasuk berjalan kaki, membantu mengatur ritme jam biologis tubuh lebih baik. Selain itu, olahraga juga dapat mengurangi stres dan ketegangan sehingga tidur menjadi lebih nyenyak dan berkualitas.

3. Berat badan tambah naik

Mengutip Eatthisnotthat, jika pakaian mulai terasa lebih sempit atau angka di timbangan terus naik, bisa jadi tubuh kurang mendapatkan aktivitas fisik.

Berjalan kaki membantu tubuh membakar kalori dan menjaga keseimbangan energi. Bila tubuh terlalu sering duduk dan jarang bergerak, kalori yang masuk lebih mudah menumpuk menjadi lemak, alhasil berat badan meningkat secara perlahan.

4. Tubuh cepat lelah

Apakah Anda belakangan merasa tubuh mudah lelah, padahal tak melakukan aktivitas fisik berat? Mungkin itu tanda kalau tubuh Anda kurang bergerak.

Berjalan kaki atau berolahraga ringan sangat membantu melancarkan sirkulasi darah dan meningkatkan aliran oksigen ke seluruh tubuh. Sebaliknya, terlalu lama duduk dapat membuat tubuh terasa lemas dan kurang bertenaga.

5. Suasana hati mudah berubah

Kurang bergerak tidak hanya memengaruhi kondisi fisik, tetapi juga kesehatan mental. Saat berolahraga, tubuh melepaskan hormon endorfin yang dapat meningkatkan suasana hati dan membantu mengurangi stres.

Orang yang jarang beraktivitas fisik cenderung lebih mudah merasa cemas, mudah tersinggung, atau mengalami perubahan suasana hati.

Berjalan kaki selama 20-30 menit setiap hari dapat membantu meningkatkan stamina dan membantu "menyegarkan" kondisi pikiran Anda.

6. Postur tubuh memburuk

Terlalu lama duduk di depan komputer atau menunduk saat menggunakan ponsel dapat menyebabkan postur tubuh menjadi kurang baik. Akibatnya, bahu menjadi membungkuk, punggung terasa nyeri, dan otot tubuh menjadi tidak seimbang.

Karena itu, cobalah untuk rutin berjalan kaki agar tubuh lebih aktif dan mengurangi dampak buruk dari kebiasaan duduk terlalu lama.

7. Massa otot berkurang

Kurangnya aktivitas fisik dalam jangka panjang juga dapat menyebabkan massa otot menurun. Saat otot jarang digunakan, kekuatannya akan berangsur-angsur berkurang.

Situasi tersebut membuat tubuh lebih mudah lelah dan menurunkan kemampuan dalam melakukan aktivitas sehari-hari, seperti naik tangga atau mengangkat barang. Tak hanya melakukan latihan kekuatan, berjalan kaki secara rutin juga membantu menjaga fungsi otot.

Itulah beberapa tanda tubuh kurang jalan kaki yang perlu diwaspadai. Semoga bermanfaat!

[Gambas:Video CNN]

(san/fef) Add as a preferred
source on Google