Persiapan Dua Anak, Ini 5 Cara Membantu Kakak Menerima Kehadiran Adik
Ada banyak hal yang harus dipersiapkan oleh orang tua pada saat memutuskan untuk memiliki momongan kembali. Selain finansial, orang tua juga harus menyiapkan si sulung untuk menyambut kedatangan adiknya. Berikut ini cara membantu kakak menerima kehadiran adik.
Mempersiapkan kakak untuk menyambut kehadiran adik sangat penting untuk dilakukan. Persiapan yang baik, terutama pada mental, akan membuat si kecil dengan senang hati menyambut kehadiran adiknya. Ia tidak akan merasa jika kehadiran adiknya ini menjadi sebuah ancaman.
Meski sangat penting, namun masih banyak orang tua yang justru mengabaikannya. Sebagian orang tua masih beranggapan jika si kecil akan mampu menerima kehadiran adik dengan perasaan penuh suka cita meski tanpa persiapan apa-apa.
Cara membantu kakak menerima kehadiran adik
Orang tua memiliki kewajiban untuk memberikan pemahaman kepada si kecil tentang kehadiran adiknya. Hal ini sangat penting agar si kecil menerima kehadiran adik dengan senang hati.
Dirangkum dari berbagai sumber, berikut ini tujuh cara membantu kakak menerima kehadiran adik agar tidak terjadi penolakan.
1. Kenalkan konsep
Langkah pertama yang harus dilakukan orang tua adalah mengenalkan konsep kakak adik. Bahkan, orang tua sebaiknya sudah mulai mengenalkan konsep ini sebelum memutuskan untuk menambah momongan.
Dengan memahami konsep ini, diharapkan si kecil dapat memiliki gambaran bagaimana kehidupan keluarganya setelah adiknya lahir. Hal ini juga akan membantu si kecil untuk menyambut kedatangan adiknya.
2. Segera beri tahu
Semakin cepat Anda memberi tahu kelahiran adiknya, semakin siap kakak dapat menerima kehadiran adiknya.
Orang tua harus menyadari jika buah hatinya memerlukan waktu untuk membiasakan diri untuk dapat menerima anggota baru. Gunakan bahasa yang mudah dimengerti dan beruloang untuk memastikan si sulung memahaminya.
3. Beri pengertian
Memberi pengertian pada sulung tentang sifat-sifat bayi sering kali luput dari perhatian orang tua. Padahal, ini sangat penting untuk memberitahu bagaimana sifat adik dan tindakan yang akan dilakukan orang tua.
Misalnya, sampaikanlah jika adiknya nanti akan sering menangis dan ibu akan menggendongnya. Terdengar sepele, namun ini sangat penting.
4. Ciptakan lingkungan kondusif
Sebisa mungkin orang tua harus bisa menciptakan lingkungan agar tetap kondusif, baik untuk kakak maupun adiknya. Orang tua tidak boleh terlalu fokus hanya pada adik dan mengabaikan kakak. Hal ini penting agar anak tidak merasa diabaikan.
5. Kerja sama
Untuk mempersiapkan si sulung atas kehadiran anggota baru, peran seluruh anggota keluarga sangatlah diperlukan.
Ibu tidak bisa hanya berusaha sendirian untuk memberikan pemahaman kepada si kecil. Komunikasi yang datang dari berbagai arah akan mempermudah si kecil untuk menyambut kehadiran adiknya.
6. Libatkan si kecil
Orang tua bisa mulai melibatkan si kecil pada saat persiapan menyambut adik baru. Libatkan si kecil pada saat menyiapkan kelahiran buah hati agar ia merasa dibutuhkan. Mintalah pendapatnya pada saat ingin membeli sesuatu.
Misalnya, tanyakan padanya baju warna apa yang cocok untuk adiknya atau mainan apa yang sebaiknya dibeli.
7. Penuhi kebutuhan emosional
Cara terakhir agar kakak menerima kehadiran adik adalah dengan memenuhi kebutuhan emosionalnya. Sebelum memutuskan untuk menambah momongan, orang tua berkewajiban untuk memenuhi kebutuhan emosional si sulung.
Jika kebutuhan emosional seperti rasa sayang, diterima, dan rasa aman terpenuhi, maka ia akan menerima dengan tangan terbuka kelahiran adiknya. Hal ini juga untuk memastikannya tidak merasa diabaikan setelah kedatangan adiknya.
(ahd/asr)