4 Alasan Kucing Menjilati Kucing Lain, Bukan Sekadar Sayang

CNN Indonesia
Selasa, 21 Jul 2026 07:30 WIB
Ilustrasi. Kucing yang saling menjilat satu sama lain ternyata ada alasan. (CNN Indonesia/Adi Ibrahim)
Jakarta, CNN Indonesia --

Alasan kucing menjilati kucing lain sering membuat pemilik hewan peliharaan penasaran. Pemandangan dua kucing yang saling menjilat memang terlihat menggemaskan, tetapi kebiasaan ini ternyata menyimpan makna yang lebih dalam.

Mulai dari menunjukkan kasih sayang hingga menjaga keharmonisan kelompok, perilaku tersebut merupakan bagian penting dari kehidupan sosial kucing.

Bagi para pencinta kucing, memahami kebiasaan ini bisa membantu mengenali kondisi emosional dan hubungan antarkucing. Berikut sejumlah alasan kucing menjilati kucing lain yang dirangkum dari Reader's Digest serta didukung penjelasan para ahli:

1. Menunjukkan kasih sayang dan mempererat ikatan

Salah satu alasan utama kucing menjilati sesamanya adalah sebagai bentuk kasih sayang. Perilaku ini dikenal sebagai allogrooming, yaitu kebiasaan saling merawat yang umumnya terjadi pada kucing yang memiliki hubungan dekat, seperti saudara kandung atau kucing yang dibesarkan bersama.

Spesialis perilaku kucing bersertifikat LeeAnna Buis menjelaskan bahwa allogrooming menjadi cara kucing membangun rasa percaya dan memperkuat ikatan sosial. Penelitian yang dimuat dalam American Journal of Veterinary Research juga menunjukkan bahwa perilaku ini berperan penting dalam menjaga hubungan harmonis dalam kelompok kucing.

2. Membantu membersihkan bagian tubuh yang sulit dijangkau

Selain sebagai bentuk kasih sayang, menjilat juga memiliki fungsi praktis. Kucing dikenal sangat menjaga kebersihan tubuhnya, tetapi ada beberapa area yang sulit dijangkau sendiri, seperti belakang telinga, bagian atas kepala, dan leher.

Dalam kondisi tersebut, kucing lain akan membantu membersihkan area tersebut. LeeAnna Buis menyebut perilaku ini sebagai bentuk kerja sama yang sekaligus mempererat hubungan antarkucing.

3. Meredakan ketegangan dan mencegah konflik

Pernah melihat dua kucing saling menjilat, tetapi beberapa saat kemudian justru saling mencakar? Ternyata hal tersebut bukan sesuatu yang aneh.

Ahli perilaku kucing Jennifer Van de Kieft menjelaskan bahwa allogrooming juga dapat menjadi cara untuk meredakan ketegangan. Penelitian dalam jurnal Ethology menyebut perilaku ini sebagai mekanisme sosial untuk mengurangi potensi konflik dalam kelompok.

Meski demikian, jika salah satu kucing merasa terancam atau terganggu oleh perilaku dominasi, interaksi tersebut tetap bisa berubah menjadi pertengkaran. Hal ini menunjukkan bahwa komunikasi antarkucing sangat kompleks dan dipengaruhi banyak faktor.

4. Mempertahankan aroma kelompok

Alasan lainnya berkaitan dengan naluri bertahan hidup. Saat menjilati sesamanya, kucing turut menyebarkan aroma tubuh yang menjadi identitas kelompok.

Direktur Cornell Feline Health Center sekaligus profesor di Cornell University College of Veterinary Medicine, Dr. Bruce Kornreich, menjelaskan bahwa kucing lebih mengandalkan penciuman dibandingkan penglihatan untuk mengenali anggota kelompok maupun individu asing.

Melalui proses saling menjilat, aroma khas tersebut menyebar di antara anggota kelompok sehingga memperkuat identitas koloni. Naluri ini masih dimiliki baik oleh kucing liar maupun kucing peliharaan yang hidup di rumah.

Alasan kucing menjilati kucing lain tidak hanya berkaitan dengan rasa sayang. Perilaku ini juga berfungsi menjaga kebersihan, mempererat hubungan sosial, meredakan konflik, hingga mempertahankan aroma kelompok.

(tis/tis)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK