Maskapai Buka Suara soal Jendela Lepas Bikin Penumpang Terhisap Keluar
Maskapai penerbangan Ryanair berusaha menenangkan publik dan meyakinkan konsumen terkait keamanan armadanya, setelah insiden mencekam ketika seorang penumpang nyaris terhisap keluar akibat kaca jendela pesawat lepas di udara.
Maskapai berbiaya rendah ini menegaskan bahwa jenis pesawat yang terlibat dalam insiden tersebut adalah salah satu yang "paling aman dalam sejarah."
Korban bernama Ljubisa Karovic (61), pria asal Serbia, berhasil diselamatkan setelah tubuhnya ditarik kembali ke dalam kabin oleh sang istri, Svetlana Grkovic, bersama dua penumpang lainnya.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peristiwa itu terjadi ketika panel jendela akrilik mendadak hancur akibat hantaman pecahan komponen mesin dalam penerbangan dari Thessaloniki (Yunani) menuju Memmingen (Jerman).
"Sudah ada ratusan juta penerbangan menggunakan pesawat [Boeing 737] ini di seluruh dunia sejak pertama kali beroperasi," ujar Chief Financial Officer Ryanair Group, Neil Sorahan, melansir The Guardian.
"Pesawat ini mungkin merupakan pesawat paling aman yang pernah dibuat. Armadanya sangat terawat dan kami memiliki kru penerbangan yang sangat terlatih."
CEO Ryanair, Michael O'Leary, menyampaikan bahwa investigasi awal mengindikasikan adanya kerusakan yang disebabkan oleh benda asing (Foreign Object Damage) yang menghantam mesin saat lepas landas di Thessaloniki.
"Indikasi awal menunjukkan kemungkinan adanya kerusakan akibat benda asing pada mesin saat take-off di Thessaloniki, tetapi kami belum bisa memutuskannya secara pasti," ujar O'Leary saat memaparkan laporan keuangan kuartalan maskapai, seperti dikutip Independent.
O'Leary menambahkan bahwa pesawat berusia 18 tahun tersebut berada dalam kondisi layak terbang, di mana mesinnya telah menjalani servis menyeluruh dan perbaikan besar (overhaul) dalam dua tahun terakhir.
Nyawa Karovic berhasil diselamatkan berkat aksi sigap sang istri, Svetlana Grkovic, yang memegangi kakinya dengan erat di tengah kepanikan kabin, sebelum dibantu oleh dua penumpang lain untuk menyeretnya kembali ke dalam pesawat.
Pihak manajemen Ryanair mengapresiasi penanganan krisis oleh para kru di atas udara hingga pesawat berhasil mendarat darurat kembali di Thessaloniki tanpa memakan korban jiwa.
"Kru kami melakukan pekerjaan yang sangat fenomenal... Semua penumpang tanpa terkecuali bisa keluar dari pesawat dengan selamat," puji Sorahan.
Mengenai kompensasi bagi Karovic dan istrinya, Sorahan menyebut terlalu dini untuk membicarakannya karena investigasi independen masih berlangsung.
Pihak maskapai menegaskan bakal kooperatif penuh dalam penyelidikan yang dipimpin oleh tim gabungan bersama Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (NTSB). Draf laporan awal insiden tersebut diperkirakan bakal dirilis dalam waktu 28 hari mendatang.
(wiw) Add
as a preferred source on Google
[Gambas:Video CNN]
