5 Cara Membuat Anak Mendengarkan Orang Tua, Bukan dengan Memarahi
Membuat anak mendengarkan atau menuruti permintaan orang tua tentu jadi tantangan tersendiri. Orang tua perlu lebih kreatif mencari cara agar anak mau mendengarkan.
Namun yang perlu dicatat oleh orang tua, komunikasi harus terjadi dua arah. Jika Anda ingin anak menuruti kemauan orang tua, Anda pun perlu mendengarkan keinginan dan kebutuhan mereka.
Cara membuat anak mendengarkan orang tua
Anak kecil sering kali mudah terdistraksi dan ini wajar terjadi. Anda bisa melakukan beberapa strategi di bawah ini agar mendapat atensi penuh anak.
1. Hindari kebanyakan instruksi
Jangan berikan instruksi terlalu banyak kepada anak dalam satu waktu, soalnya otak anak hanya mampu memproses informasi dalam jumlah terbatas. Mereka tidak bisa mengingat instruksi yang berurutan.
Menurut laman Parents, sebaiknya Anda membagi permintaan menjadi dua bagian. Misalnya, minta anak untuk mematikan televisi. Setelah ia melakukannya, baru minta anak sikat gigi sebelum tidur.
2. Bicara langsung ke intinya
Jika Anda bicara panjang lebar pada anak, kemungkinan besar anak akan mengabaikannya. Hal ini karena rentang perhatian anak cenderung pendek.
Jadi, ketika Anda minta anak untuk melakukan sesuatu, tak perlu jelaskan alasannya. Langsung saja bicarakan intinya.
3. Jadikan kegiatan mendengarkan sebagai permainan
Ketika anak menghabiskan sebagian besar waktunya untuk diajak bicara, tentu itu bisa melelahkan mereka. Anak butuh mendengarkan hal lain selain perkataan orang tua.
Anda bisa mengajaknya 'bermain' dengan mendengarkan suara alam, seperti burung, serangga, angin, dan sebagainya. Setelah mendengarkan suara lain, minta anak untuk mendeskripsikan apa yang mereka dengar.
4. Beri pujian untuk mendorong perilaku positif
Orang tua jangan hanya fokus pada membuat anak mendengarkan dan menuruti permintaan. Ketika anak sudah melakukan apa yang diminta, jangan lupa untuk memberikan pujian.
"Pujian yang spesifik dan detail memiliki dampak yang lebih kuat dan lebih mungkin mendorong perubahan perilaku positif," kata psikiater Zishan Khan, dilansir Today's Parent.
Contoh pujiannya sederhana, seperti "anak pintar", "kerja bagus", dan sebagainya. Pujian bisa memotivasi anak untuk mengulangi perilaku tersebut pada masa mendatang.
5. Tawarkan pilihan kepada anak
Psikolog klinis Maya Weir, mengatakan orang tua bisa memberikan beberapa opsi pada anak ketimbang memintanya mengerjakan satu hal. Cara ini bisa membuat anak merasa diberdayakan dan otonom, sekaligus mengurangi perilaku memberontak.
"Pada tingkat emosional dan psikologis, rasa kendali ini membantu anak-anak berkembang, membuat mereka lebih reseptif dan kooperatif dengan orang dewasa," kata Weir.
Dengan catatan, jangan bebani anak dengan terlalu banyak pilihan. Tawarkan dua pilihan ketimbang memberikan pertanyaan terbuka.
Nah, itu dia beberapa cara yang bisa membuat anak lebih mendengarkan orang tua. Ingat, komunikasi dengan anak itu dua arah. Jadi setelah anak memenuhi permintaan Anda, jangan lupa berikan apresiasi.
(rti)