Penerbangan 11 Jam Mencekam, 3 Pilot Bertugas Keracunan Makanan

CNN Indonesia
Senin, 27 Jul 2026 09:45 WIB
Ilustrasi pilot saat mengemudikan pesawat. (iStockphoto/ViktorCap)
Jakarta, CNN Indonesia --

Tiga pilot maskapai British Airways yang bertugas dalam penerbangan dari India menuju Inggris dilaporkan mengalami sakit parah yang diduga akibat keracunan makanan. Bahkan, salah satu pilot di antaranya sampai tak berdaya di tengah penerbangan.

Insiden medis tersebut terjadi dalam penerbangan bernomor BA276 yang menggunakan armada Boeing 777-200ER dengan rute dari Hyderabad menuju Bandara Heathrow, London.

Melansir Stuff, dalam penerbangan berdurasi kurang lebih 11 jam tersebut, tiga orang pilot ditugaskan secara bergiliran untuk mengemudikan pesawat dan beristirahat.

Namun di tengah perjalanan, salah satu first officer dilaporkan mengalami sakit yang begitu parah hingga dinyatakan tidak mampu bertugas dan harus mendapatkan bantuan oksigen.

Sementara itu, dua pilot lainnya juga menunjukkan gejala serupa yang mengarah pada keracunan makanan. Meski demikian, keduanya masih mampu mengendalikan dan mengoperasikan pesawat hingga mendarat. Kondisi kesehatan mereka dilaporkan kian memburuk setelah pesawat mendarat di Inggris.

Pihak British Airways memastikan bahwa keselamatan seluruh penumpang dalam penerbangan tersebut tetap terjaga dan tidak dikompromikan.

Ketiga pilot tersebut dikabarkan telah mengajukan Laporan Keselamatan Penerbangan usai insiden tersebut, serta diminta memberikan sampel medis untuk meneliti penyebab pasti penyakit mereka.

Fokus penyelidikan kini tertuju pada makanan yang dikonsumsi oleh para pilot sebelum penerbangan dilakukan. Ketiga kru diketahui menyantap sarapan bersama di fasilitas club lounge hotel tempat mereka menginap selama masa transit di Hyderabad pada pagi hari sebelum keberangkatan.

Pihak serikat pekerja dilaporkan telah melayangkan kekhawatiran terkait adanya keluhan kelayakan higienitas yang pernah terjadi sebelumnya di hotel tersebut.

British Airways menyatakan bahwa pihaknya tengah melakukan investigasi atas laporan ini dan meninjau kembali pengaturan akomodasi bagi para kru mereka di Hyderabad.

"Kesejahteraan rekan-rekan kami adalah prioritas utama dan kami sedang meninjau kembali akomodasi kru di lokasi tersebut menyusul adanya beberapa laporan kasus sakit terisolasi," ujar perwakilan British Airways.

Hingga saat ini, belum dipastikan secara resmi apakah makanan di hotel tersebut menjadi penyebab utama dari keracunan massal yang dialami para pilot.

(wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK