Cuaca Panas Bikin Waktu Tidur Malam Berkurang, Ini Kata Studi

CNN Indonesia
Kamis, 30 Jul 2026 08:15 WIB
Perubahan iklim yang membuat malam terasa panas ternyata ikut berdampak pada berkurangnya waktu tidur masyarakat di berbagai belahan dunia.
Ilustrasi. Perubahan iklim yang membuat malam terasa panas ternyata ikut berdampak pada berkurangnya waktu tidur masyarakat di berbagai belahan dunia. (iStockphoto/estefanamer)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pernah merasa susah tidur malam atau lebih sering terbangun karena kepanasan? Jika iya, ternyata kamu nggak sendirian.

Analisis terbaru dari Climate Central berjudul Climate Change is Costing People Sleep melaporkan bahwa malam yang semakin panas akibat perubahan iklim ikut mengurangi waktu tidur masyarakat di berbagai belahan dunia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tidur malam yang cukup dan berkualitas penting untuk menjaga kesehatan fisik maupun mental. Namun, ketika suhu udara pada malam hari semakin panas, tubuh menjadi lebih sulit rileks sehingga kualitas tidur ikut menurun.

Analisis Climate Central tersebut menunjukkan rata-rata penduduk dunia kehilangan hampir 56 jam waktu tidur setiap tahun akibat suhu malam yang terlalu panas selama periode 2020-2025.

Dari total tersebut, sekitar enam jam diperkirakan merupakan dampak tambahan dari perubahan iklim yang membuat suhu udara pada malam hari semakin hangat.

Jika diakumulasikan, kehilangan waktu tidur itu setara dengan hampir tujuh malam dalam setahun, dengan sekitar satu malam di antaranya berkaitan dengan pengaruh perubahan iklim.


Suhu panas mengganggu kualitas tidur malam

Tubuh secara alami menurunkan suhu inti menjelang tidur. Ketika udara malam terlalu panas, proses tersebut menjadi lebih sulit sehingga seseorang lebih mudah terbangun atau kesulitan memasuki fase tidur yang nyenyak.

Climate Central dalam laporannya mencatat dampak terbesar terjadi di wilayah yang memang sudah memiliki suhu malam yang tinggi.

Seperti kota-kota di Timur Tengah mengalami kehilangan waktu tidur paling besar terkait dengan perubahan iklim. Kemudian, beberapa negara di Asia Selatan dan Asia Tenggara disebut termasuk kawasan yang mengalami dampak signifikan.

Temuan serupa juga terlihat di sejumlah kota di Indonesia. Climate Central memperkirakan warga Jakarta, Bekasi, dan Tangerang kehilangan sekitar 84 jam waktu tidur setiap tahun akibat suhu malam yang panas.

Sementara itu, warga Bogor diperkirakan kehilangan sekitar 75 jam tidur per tahun, sedangkan Serang mencapai sekitar 90 jam.

Dari total kehilangan waktu tidur tersebut, sekitar 6 hingga 8 jam setiap tahunnya dikaitkan dengan perubahan iklim yang membuat suhu malam semakin hangat.

Temuan ini menunjukkan bahwa dampak malam yang semakin panas terhadap kualitas tidur juga dirasakan masyarakat di Indonesia.

Kendati suhu panas dapat mengganggu tidur malam banyak orang, kelompok tertentu diketahui lebih rentan mengalaminya. Orang berusia di atas 65 tahun dua kali lebih rentan mengalami gangguan tidur lebih dibandingkan orang dewasa paruh baya.

Selain lansia, perempuan, masyarakat di negara berpendapatan menengah ke bawah, serta mereka yang tinggal di wilayah beriklim panas juga cenderung mengalami dampak yang lebih besar.

Tips menjaga kualitas tidur saat cuaca panas

Meski suhu malam yang semakin tinggi sulit dihindari, ada beberapa langkah yang dapat dilakukan untuk membantu tubuh tetap nyaman saat beristirahat.

Jika memungkinkan, gunakan pendingin ruangan atau kipas angin agar suhu kamar tetap sejuk. Namun, pendingin ruangan bukan solusi sempurna karena suhu malam yang semakin panas tetap dapat mengurangi kualitas tidur.

Anda bisa mengenakan pakaian tidur dan seprai berbahan katun atau bahan lain yang mudah menyerap keringat. Pastikan ventilasi kamar berfungsi dengan baik agar sirkulasi udara tetap lancar dan ruangan tidak pengap.

Kemudian menjelang waktu tidur, hindari olahraga berat, makan dalam porsi besar, serta minum minuman berkafein karena dapat menyulitkan proses tidur.

Menjaga kamar tetap sejuk dan menerapkan kebiasaan tidur yang baik dapat membantu Anda mendapatkan istirahat yang berkualitas meski suhu sedang terasa panas.

(fef) Add as a preferred
source on Google


[Gambas:Video CNN]