Heroik, Pemuda Lepaskan Turis Wanita dari Terkaman Buaya di Sungai

CNN Indonesia
Kamis, 13 Agu 2026 14:00 WIB
Ilustrasi buaya. (Istockphoto/ Beckyjenson)
Jakarta, CNN Indonesia --

Seorang wanita berusia 58 tahun di Florida, Amerika Serikat (AS), bernama Dina Rae Spann, harus kehilangan lengan kanannya usai diserang seekor buaya muara saat sedang berenang bersama rombongannya di Sungai Silver, Marion County, pada Sabtu (8/8) lalu.

Mengutip New York Post, anak korban, Zach Guerrina, menceritakan perjuangan ibunya saat berusaha lepas dari cengkeraman reptil ganas tersebut. Spann berupaya menahan mulut buaya agar tidak mengincar bagian kakinya saat berusaha berenang mengambil napas ke permukaan.

"Buaya itu menerkamnya, tetapi ibu berusaha memastikan hewan tersebut tidak menggigit bagian kakinya," ungkap Guerrina.

Selain kehilangan lengan kanan di bawah siku yang terpaksa diamputasi, Spann juga mengalami cedera pada tangan kirinya dan kehilangan sebagian jari manisnya.

Di saat genting tersebut, John Gamache bersama ayahnya yang sedang menikmati makan siang di atas perahu tak jauh dari lokasi kejadian mendengar teriakan minta tolong dari para perenang.

"Saya melihat ke arah hulu sungai sekitar beberapa ratus kaki dan melihat kepala buaya berada jauh di atas air, melaju dengan kecepatan penuh menuju para perenang," ujar Gamache, seperti dilansir Fox News.

Gamache langsung memacu perahunya menuju lokasi kejadian. Kedatangan perahu yang memicu riak air tersebut berhasil menakuti dan mengusir sang buaya dari lokasi.

Saat mendekat, Gamache menemukan Spann dalam kondisi bersandar di atas papan dayung atau paddleboard dengan luka lengan yang sangat parah. Tanpa berpikir panjang, ia mengambil tali dari perahunya dan mengikatnya sebagai pembalut darurat untuk menahan pendarahan hebat.

"Lukanya sangat mengerikan, tulang terlihat keluar, dan darah di mana-mana. Saat itu, setiap menit sangatlah berharga," kenang Gamache.

Meski menderita luka parah, Guerrina menyebut ibunya tetap tenang saat orang-orang di sekitarnya memberikan pertolongan pertama. Gamache dan ayahnya kemudian menaikkan para korban ke perahu dan membawa mereka ke dermaga terdekat, di mana tim medis darurat telah bersiaga.

Spann segera dilarikan ke rumah sakit. Pada Minggu (9/8), pihak keluarga mengonfirmasi bahwa kondisi Spann sudah stabil dan telah diperbolehkan pulang ke rumah.

Menyusul insiden berdarah tersebut, Komisi Konservasi Ikan dan Satwa Liar Florida (FWC) sempat menutup sementara kawasan Sungai Silver untuk melakukan penyisiran.

Pada Minggu (9/8), petugas penangkap buaya berhasil mengamankan seekor buaya sepanjang 2,9 meterdari kawasan tersebut. Setelah buaya tersebut dievakuasi, otoritas setempat kembali membuka akses sungai untuk umum.

Pihak keluarga Spann menyampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada Gamache atas tindakan cepatnya yang berhasil menyelamatkan nyawa Spann.

"Keluarga korban menelepon saya dan kami berbincang cukup lama. Sangat menyentuh hati mendengar ungkapan perasaan mereka. Kami bersyukur situasi buruk ini tidak berakhir lebih tragis," tutur Gamache.

(wiw)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK