Berapa Banyak Kebutuhan Air Putih Anak? Segini Jumlahnya Sesuai Usia

CNN Indonesia
Minggu, 23 Agu 2026 16:55 WIB
Ilustrasi. Dengan mengetahui kebutuhan air putih anak, orang tua dapat memastikan tubuhnya terhidrasi dengan baik setiap harinya. (iStockphoto/fizkes)
Jakarta, CNN Indonesia --

Air putih merupakan bagian penting dalam menjaga tubuh tetap sehat dan berfungsi dengan baik.

Sayangnya, banyak anak terkadang tidak terpenuhi cairan dalam tubuhnya, ketika sedang asyik bermain atau beraktivitas. Lantas, berapa banyak kebutuhan air putih anak?


Kebutuhan cairan anak dapat berbeda berdasarkan usia, aktivitas, kondisi tubuh, hingga cuaca. Kekurangan cairan dapat membuat anak lebih mudah lelah, sulit berkonsentrasi, bahkan mengalami dehidrasi.

Karena itu, orang tua perlu memastikan anak memiliki kebiasaan minum yang cukup dan teratur.


Berapa kebutuhan air putih anak?

Tubuh membutuhkan cairan untuk menjalankan berbagai fungsi, termasuk menjaga pergerakan usus tetap teratur dan membantu mencegah sembelit, infeksi saluran kemih, serta batu ginjal. Selain itu, air berperan dalam menjaga suhu tubuh.

Ketika anak beraktivitas atau berada di lingkungan yang panas, tubuh mengeluarkan keringat untuk membantu menurunkan suhu.

Jika asupan cairan tidak mencukupi, produksi keringat dapat berkurang sehingga tubuh lebih sulit mempertahankan suhu normal.

Secara umum, berikut kebutuhan air putih anak berdasarkan usia setiap harinya, dikutip dari Rady Children's Health.

Angka tersebut merupakan panduan umum dan tidak memasukkan susu, jus, atau minuman lain yang dikonsumsi anak. Anak yang aktif bergerak, banyak berkeringat, atau berada dalam cuaca panas mungkin membutuhkan cairan lebih banyak.

Untuk anak yang lebih besar dan remaja, berat badan juga dapat menjadi pertimbangan. Salah satu aturan umum yang digunakan adalah sekitar 15 ons air untuk setiap pon berat badan.

Sebagai contoh, anak dengan berat 125 pon atau sekitar 56 kilogram membutuhkan mendekati delapan gelas air berukuran 240 ml per hari.

Kemudian, untuk bayi di bawah usia 6 bulan umumnya belum membutuhkan air putih tambahan karena kebutuhan cairannya dipenuhi melalui ASI atau susu formula.

Setelah memasuki usia 6 bulan, air putih dapat diperkenalkan dalam jumlah kecil sebagai tambahan, sementara ASI atau susu formula tetap menjadi sumber utama cairan hingga sekitar usia 12 bulan.

Dengan mengetahui kebutuhan air putih anak, orang tua dapat memastikan tubuhnya terhidrasi dengan baik sekaligus menjalankan aktivitasnya sehari-hari.

(gas/fef)


Saksikan Video di Bawah Ini:

Yuk, Napak Tilas Kemerdekaan di 3 Museum Ini

KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK