Kapan Sebaiknya Minum Kopi Hitam Tanpa Gula? Ini Waktu Terbaik
Kapan sebaiknya minum kopi hitam tanpa gula? Pertanyaan ini mungkin muncul bagi Anda yang terbiasa mengawali hari dengan secangkir kopi. Selain memberikan dorongan energi, kopi hitam tanpa gula juga mengandung senyawa antioksidan yang dapat mendukung kesehatan tubuh.
Kopi termasuk minuman rendah kalori jika dikonsumsi tanpa tambahan gula, susu, krimer, atau pemanis lainnya. Kopi juga mengandung polifenol, yakni senyawa antioksidan yang membantu melindungi sel tubuh dari paparan radikal bebas.
Namun, waktu minum kopi juga perlu diperhatikan. Kandungan kafein di dalamnya merupakan stimulan alami yang dapat meningkatkan kewaspadaan dan energi. Jika dikonsumsi terlalu dekat dengan waktu tidur, kopi justru dapat mengganggu kualitas tidur.
Kapan sebaiknya minum kopi hitam tanpa gula?
Pada dasarnya, tidak ada satu waktu yang wajib bagi semua orang untuk minum kopi. Sebagian orang menikmatinya pada pagi hari, sementara lainnya memilih siang atau sore untuk mengatasi rasa kantuk.
Ahli gizi Mugdha Pradhan mengatakan kafein merupakan stimulan alami yang dapat meningkatkan metabolisme tubuh dengan meningkatkan detak jantung dan pengeluaran energi, melansir Vogue.
Berikut beberapa waktu yang dapat dipertimbangkan untuk minum kopi hitam tanpa gula:
1. Sekitar 90 menit setelah bangun tidur
Minum kopi setelah bangun tidur sebenarnya tidak menjadi masalah. Namun, Anda dapat memberikan jeda sekitar 90 menit setelah bangun sebelum menikmati kopi.
Jeda tersebut memungkinkan tubuh menjalani aktivitas pagi terlebih dahulu dan dapat membuat konsumsi kafein lebih selaras dengan ritme alami hormon kortisol yang berperan dalam mengatur kewaspadaan.
Sebelum minum kopi, pastikan tubuh mendapatkan cukup cairan dengan mengonsumsi air putih. Bagi orang yang sensitif terhadap kopi atau memiliki masalah lambung, mengonsumsi makanan ringan terlebih dahulu juga dapat menjadi pilihan.
2. Sebelum berolahraga
Kopi hitam tanpa gula juga dapat dikonsumsi sebelum berolahraga. Kandungan kafein dapat membantu meningkatkan kewaspadaan dan performa fisik sehingga tubuh terasa lebih siap melakukan aktivitas.
Bagi sebagian orang, kopi sebelum olahraga juga dapat membantu meningkatkan penggunaan energi selama aktivitas fisik. Meski begitu, respons setiap orang terhadap kafein berbeda. Jika kopi membuat jantung berdebar, mual, atau tidak nyaman saat berolahraga, sebaiknya kurangi jumlahnya atau pilih waktu lain.
3. Setelah makan siang
Rasa kantuk biasanya mulai muncul setelah makan siang, terutama ketika tubuh memasuki periode penurunan kewaspadaan pada siang hingga sore hari. Pada waktu ini, secangkir kopi hitam tanpa gula dapat membantu meningkatkan kewaspadaan berkat kandungan kafeinnya.
Bagi orang yang terbiasa minum kopi pada pagi hari, menggeser sebagian konsumsi kopi ke setelah makan siang juga dapat menjadi pilihan. Namun, waktu konsumsi tetap perlu disesuaikan dengan jam tidur pada malam hari.
Hindari kopi terlalu sore dan malam
Meski kopi dapat membantu membuat tubuh lebih terjaga, minuman berkafein sebaiknya tidak dikonsumsi terlalu sore atau malam hari, terutama bagi orang yang sensitif terhadap kafein.
Kafein dapat bertahan cukup lama di dalam tubuh. Karena itu, minum kopi menjelang malam berpotensi membuat seseorang lebih sulit mengantuk atau mengganggu kualitas tidur.
Jika Anda biasanya tidur pukul 22.00, misalnya, sebaiknya hindari minum kopi terlalu dekat dengan waktu tersebut. Waktu terakhir minum kopi dapat disesuaikan dengan respons tubuh dan kebiasaan tidur masing-masing.
Selain memperhatikan waktu, jumlah kopi yang diminum juga penting. Terlalu banyak kafein dapat menyebabkan gelisah, jantung berdebar, sakit kepala, hingga gangguan tidur pada sebagian orang.
Jadi, kapan sebaiknya minum kopi hitam tanpa gula? Anda dapat menikmatinya sekitar 90 menit setelah bangun tidur, sebelum olahraga, atau setelah makan siang. Yang terpenting, sesuaikan waktu minum kopi dengan respons tubuh dan hindari mengonsumsinya terlalu dekat dengan waktu tidur.
(tis/tis)