Berdiri dengan Posisi Ini Selama 10 Detik Jadi Pertanda Umur Panjang

CNN Indonesia
Rabu, 26 Agu 2026 14:00 WIB
Ilustrasi. Peneliti temukan, mampu berdiri dengan satu kaki jadi tanda panjang umur. (iStockphoto/Rob Wilkinson)
Jakarta, CNN Indonesia --

Berdiri dengan satu kaki selama 10 detik mungkin terdengar seperti tes sederhana. Tapi kemampuan menjaga keseimbangan dalam waktu singkat ini ternyata pernah dikaitkan dengan risiko kematian pada orang paruh baya dan lanjut usia.

Studi yang diterbitkan dalam British Journal of Sports Medicine menemukan bahwa orang yang mampu menyelesaikan tes tersebut memiliki risiko kematian yang lebih rendah dibandingkan mereka yang tidak mampu melakukannya.

Penelitian tersebut melibatkan 1.702 orang berusia 51-75 tahun. Para peserta diminta berdiri dengan satu kaki selama maksimal 10 detik.

Selama periode tindak lanjut, peneliti menemukan adanya perbedaan risiko kematian antara peserta yang mampu dan tidak mampu menyelesaikan tes.

Setelah memperhitungkan sejumlah faktor lain, orang yang gagal berdiri dengan satu kaki selama 10 detik memiliki risiko kematian 84 persen lebih tinggi dibandingkan mereka yang berhasil melakukannya.

Angka tersebut secara statistik berarti kemampuan berdiri dengan satu kaki selama setidaknya 10 detik berkaitan dengan risiko kematian sekitar 46 persen lebih rendah.

Bukan berarti bisa memperpanjang umur

Meski terdengar seperti angka yang besar, hasil penelitian ini tidak berarti berdiri dengan satu kaki selama 10 detik dapat membuat seseorang hidup lebih lama.

Penelitian tersebut merupakan studi observasional. Artinya, peneliti menemukan hubungan antara kemampuan menjaga keseimbangan dan risiko kematian, tetapi tidak dapat menyimpulkan bahwa kemampuan berdiri satu kaki secara langsung menyebabkan seseorang memiliki umur lebih panjang.

Keseimbangan yang buruk bisa menjadi tanda adanya penurunan fungsi tubuh atau kondisi kesehatan tertentu yang juga berhubungan dengan risiko kematian.

Karena itu, tes ini lebih tepat dipandang sebagai salah satu gambaran sederhana mengenai kondisi fisik seseorang, bukan alat untuk meramal usia.

Kenapa keseimbangan bisa menjadi penting?

Kemampuan berdiri dengan satu kaki membutuhkan kerja sama sejumlah bagian tubuh. Otak, mata, telinga bagian dalam, saraf, otot, dan persendian perlu bekerja bersama agar tubuh tetap stabil.

Kemampuan tersebut juga dapat menurun seiring bertambahnya usia. Gangguan keseimbangan pada usia lanjut penting diperhatikan karena dapat meningkatkan risiko terjatuh.

Temuan ini juga diperkuat oleh studi yang dipublikasikan dalam Research on Aging, di mana ketidakmampuan melakukan tes keseimbangan statis berkaitan dengan risiko kematian yang lebih tinggi pada lansia yang tinggal di komunitas.

Jadi, bisa berdiri dengan satu kaki selama 10 detik memang berkaitan dengan risiko kematian yang lebih rendah dalam penelitian. Tetapi, bukan berarti kemampuan tersebut otomatis menjadi tanda seseorang akan berumur panjang.

Lebih tepatnya, kemampuan menjaga keseimbangan dapat menjadi salah satu hal yang menunjukkan bagaimana kondisi fisik seseorang, terutama ketika memasuki usia paruh baya dan lanjut usia.

(anm/asr)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK