Saran Pramugari, Kamu Tidak Perlu Beli 7 Barang Ini di Bandara
Di bandara, ada saja barang yang ingin dibeli entah karena memang perlu atau sekadar 'lapar mata'. Agar kamu tidak boros, seorang pramugari menyarankan untuk tidak membeli barang-barang berikut di bandara.
Kerap tergoda membeli sesuatu di bandara? Kamu tidak sendirian. Menanti waktu boarding memang membosankan. Di tengah rasa bosan ini, sebagian orang memilih menghabiskan waktu melihat-lihat toko oleh-oleh atau berkeliling mencari camilan.
Jika keinginan membeli barang ini ditindaklanjuti, maka risikonya kantong bakal 'kering'. Kamu mungkin mengingatkan diri bahwa in this economy baiknya berhemat.
Seorang pramugari yang sudah berpengalaman selama 12 tahun memberikan saran untuk tidak membeli barang-barang berikut selama di bandara. Melansir dari Travel and Leisure, ini daftarnya.
1. Air minum
Bisa dibilang air minum adalah barang termahal di bandara. Sebaiknya kamu bawa botol minum isi ulang sebab beberapa bandara menyediakan pengisian air minum secara gratis.
Uang untuk membeli air minum bisa kamu sisihkan untuk belanja di tempat tujuan.
2. Selimut
Beberapa orang tidak tahan dengan suhu dalam kabin yang dingin padahal sudah pakai jaket. Hal ini pun menggoda orang untuk membeli selimut. Dia pun mengingatkan sebaiknya kamu membawa packable sheet atau lembaran kain yang mudah dibawa ke mana-mana.
3. Buku
Buku mampu menjadi teman perjalanan yang menyenangkan. Keberadaan buku fisik tak akan bergantung pada kekuatan sinyal seperti halnya mengakses media sosial.
Hanya saja, harga buku di bandara bisa berkali lipat dari harga di toko biasa. Agar hemat, sebaiknya kamu membawa e-reader yang praktis.
4. Parfum
Lupa bawa parfum? Semua orang ingin tetap wangi selama perjalanan sehingga parfum terasa esensial. Namun kebutuhan akan parfum tak harus selalu dijawab dengan membeli parfum ukuran penuh di toko berlabel duty free.
Sebaiknya kamu bawa parfum ukuran mini (travel size) yang mudah dibawa.
5. Perlengkapan mandi
Seolah membaca kebutuhan penumpang, terdapat toko-toko yang menyediakan perlengkapan mandi di bandara. Namun kebanyakan, produk yang dijual berukuran penuh yang sebenarnya mahal dan memberatkan bawaan.
6. Camilan
Camilan favoritmu bisa jadi salah satu barang termahal yang dijual di bandara. Si pramugari selama kariernya melihat banyak penumpang menjinjing camilan selain tas tangan. Membawa camilan sendiri di dalam kotak bekal sebenarnya jauh lebih hemat.
7. Tas belanja
Belanja melebihi kapasitas seringkali memaksa penumpang untuk membeli tas belanja tambahan. Hal ini jelas menambah pengeluaran. Oleh karenanya, selalu bawa tas lipat untuk antisipasi selama bepergian.
(els)