Busa Sikat Gigi Jangan Dibilas Habis, Ini Pentingnya Kata Dokter

CNN Indonesia
Minggu, 06 Sep 2026 06:00 WIB
Portrait of pretty young woman brushing her teeth in the bathroom at home.
Ilustrasi. Kebiasaan membilas busa sikat gigi sampai habis bikin fluoride di dalamnya ikut menghilang. (Istockphoto/nensuria)
Jakarta, CNN Indonesia --

Banyak orang membilas busa hingga benar-benar bersih setelah menyikat gigi. Padahal, kebiasaan itu bisa membuat fluoride ikut terbilas.

Dokter spesialis gigi dan mulut Kurnia Dwi Wulan mengatakan, pasta gigi mengandung fluoride yang membantu melindungi permukaan gigi. Karena itu, kebiasaan berkumur berkali-kali untuk menghilangkan rasa dan busa pasta gigi tidak perlu dilakukan secara berlebihan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dari odol sendiri ada bahan juga, sebenarnya fluoride-nya juga. Sama kayak topical fluoride, cuma kandungannya beda beberapa ppm," kata Kurnia di Jakarta, Jumat (4/9).

Fluoride dalam pasta gigi, lanjut Kurnia, diharapkan tetap bersentuhan dengan permukaan gigi setelah proses menyikat selesai.

Meski pasta gigi tidak untuk ditelan, bukan berarti seluruh sisa pasta gigi harus dibilas sampai benar-benar hilang.

"Jangan sampai busa-busanya itu benar-benar bersih total. Masih disisain sedikit untuk fluoride-nya itu ada menempel di dalam rongga mulut," ujarnya.

Bukan cuma soal seberapa sering sikat gigi

Menjaga kesehatan gigi juga tidak berhenti pada pemilihan pasta gigi. Frekuensi menyikat gigi, cara membersihkan gigi, hingga pola makan sehari-hari turut berperan.

Hal tersebut juga disampaikan dokter gigi Helen Jung, yang menyoroti perbedaan kebiasaan menyikat gigi di Korea Selatan dan Indonesia.

Ketika bekerja dengan pasien di Korea Selatan, Helen terbiasa menyarankan menyikat gigi tiga kali sehari. Setelah pindah ke Indonesia, ia menyesuaikannya menjadi dua kali sehari.

"Kalau Korea biasa kita suruh sikat gigi tiga kali sehari. Saya pindah ke Indonesia, dua kali sehari," kata Helen di Jakarta, Jumat (4/9).

Menurut Helen, frekuensi menyikat gigi memang penting. Akan tetapi, apa yang dikonsumsi di antara waktu makan juga perlu diperhatikan karena dapat memengaruhi kesehatan gigi.

"Pentingnya makanan konsumsi di antara siang hari. Kalau selesai makan malam, pasti cara sikat giginya juga penting. Tapi penggunaan makanannya juga penting," ujarnya.

[Gambas:Video CNN]

(anm/asr)