10 Kota di Dunia yang Paling Nyaman Dijelajahi dengan Jalan Kaki
Berlibur ke sebuah kota bisa jadi kesempatan untuk menghabiskan waktu dengan berjalan kaki, terutama jika berbagai tempat wisata utama berada dalam jarak yang berdekatan.
Skyscanner baru-baru ini merilis indeks yang mengurutkan kota-kota yang sedang berkembang sebagai destinasi wisata dan nyaman untuk dijelajahi dengan berjalan kaki.
Seperti dilansir Euronews, banyak kota yang masuk dalam daftar tersebut ternyata berada di Eropa.
Dalam menentukan peringkat, Skyscanner mengevaluasi 14 faktor. Beberapa di antaranya adalah jarak antara atraksi utama, jumlah jalur berjalan kaki, ketinggian rata-rata, kualitas udara, hingga tingkat keamanan.
Indeks tersebut juga memperhitungkan waktu dan jumlah langkah yang dibutuhkan wisatawan untuk berjalan di antara sejumlah atraksi utama.
Selain itu, kepadatan penduduk, jumlah jalur berjalan kaki di dalam dan sekitar kota, serta jumlah atraksi wisata turut menjadi pertimbangan.
Córdoba di Spanyol menempati posisi pertama sebagai kota yang paling nyaman untuk berjalan kaki. Kota yang berada di wilayah Andalusia ini memiliki sejarah panjang sebagai kota penting pada masa Romawi dan pusat peradaban Islam.
Salah satu daya tarik utamanya adalah La Mezquita atau Masjid-Katedral Córdoba. Wisatawan juga dapat berjalan kaki mengunjungi kawasan Kota Tua yang masuk dalam daftar Situs Warisan Dunia UNESCO, Palacio de Viana, La Judería, dan Alcázar de los Reyes Cristianos.
Menurut data Skyscanner, wisatawan hanya membutuhkan sekitar 26 menit untuk berjalan di antara atraksi utama Córdoba. Kota ini juga memiliki 29 jalur berjalan kaki di dalam dan sekitar wilayahnya.
Kota Eropa lainnya yang masuk dalam daftar adalah Reggio Calabria yang menempati posisi ke empat. Kota yang berada di Italia bagian selatan ini menawarkan kawasan tepi laut, pantai, serta pemandangan Gunung Etna di seberang Selat Messina.
Atraksi utama di Reggio Calabria dapat dijangkau dengan berjalan kaki sekitar 25 menit atau 2.321 langkah.
Sementara itu, Monte Carlo di Monako juga masuk lima besar. Meski dikenal dengan mobil mewah dan kapal pesiar, kawasan ini memiliki wilayah yang relatif kecil sehingga mudah dijelajahi dengan berjalan kaki. Namun, wisatawan juga perlu memperhatikan sejumlah jalan yang cukup terjal.
Ada pula Tartu di Estonia yang dikenal dengan kawasan kota tua, rumah-rumah kayu, taman, seni jalanan, dan jalur di sepanjang sungai. Kota ini juga memiliki tingkat polusi udara terendah dibandingkan destinasi lain dalam daftar, sehingga menawarkan kualitas udara yang baik.
Bolzano di Italia juga masuk dalam daftar. Kota yang dikenal sebagai gerbang menuju Dolomites ini memiliki atraksi seperti Piazza Walther, Via dei Portici, dan South Tyrol Archaeological Museum. Berbagai tempat tersebut dapat dijangkau dengan berjalan kaki sekitar satu jam.
Sementara itu, Sarajevo di Bosnia dan Herzegovina menawarkan kota yang cukup kompak dengan jalan berbatu, arsitektur beragam, serta pemandangan Pegunungan Dinaric Alps.
Wisatawan dapat menjelajahi kota dengan berjalan kaki sekaligus mengunjungi berbagai tempat yang berkaitan dengan sejarah Bosnia dan Herzegovina.
Berikut 10 Kota Ramah dan Nyaman untuk Wisatawan Berjalan Kaki
1. Córdoba, Spanyol
2. Nagasaki, Jepang
3. Hiroshima, Jepang
4. Reggio Calabria, Italia
5. Monte Carlo, Monako
6. Tartu, Estonia
7. Bursa, Turki
8. Bolzano, Italia
9. Sarajevo, Bosnia dan Herzegovina
10. Victoria, British Columbia, Kanada.