Rekor Pelayaran Kapal Pesiar Terlama, 371 Hari Lintasi 62 Negara

CNN Indonesia
Sabtu, 12 Sep 2026 08:15 WIB
Ilustrasi kapal pesiar. (Istockphoto/KenWiedemann)
Jakarta, CNN Indonesia --

Rekor pelayaran kapal pesiar terlama di dunia resmi dimulai setelah kapal pesiar premium Regatta bertolak dari Roma, Italia, untuk memulai perjalanan mengelilingi dunia selama 371 hari.

Melansir The Independent, pelayaran akbar yang diselenggarakan oleh Explorations by Norwegian bekerja sama dengan Flight Centre Travel Group ini akan membawa para penumpang melintasi 62 negara di enam benua.

Berlayar selama lebih dari satu tahun sejak lepas landas pada 1 September lalu, perjalanan ini resmi memecahkan rekor dunia sebelumnya yang dipegang oleh Royal Caribbean dengan durasi 274 malam.

Kapal pesiar Regatta memiliki 348 kabin dengan kapasitas menampung hingga 700 tamu. Tarif untuk paket pelayaran penuh mengelilingi dunia ini dibanderol mulai dari US$71.450 (sekitar Rp1,25 miliar) untuk kelas standar, hingga US$180.410 (sekitar Rp3,17 miliar) untuk kategori suite mewah.

Kapal pesiar yang sebelumnya beroperasi di bawah bendera Oceania Cruises ini memiliki desain boutique berukuran sedang. Keunggulan fisik ini memungkinkan kapal untuk merapat di pelabuhan-pelabuhan eksklusif berukuran kecil yang tidak dapat dijangkau oleh kapal pesiar berukuran raksasa.

Kapal ini dilengkapi dengan fasilitas mewah mulai dari pusat kebugaran dan spa, kolam renang, lintasan lari, perpustakaan, kasino gaya Monte Carlo, hingga area olahraga khusus yang menyediakan lapangan golf mini dan shuffleboard.

Mengutip Travel and Leisure Asia, rute pelayaran mencakup destinasi terpopuler di berbagai penjuru dunia:

- Eropa: Mengunjungi kawasan Laut Tengah dan Eropa Utara seperti Santorini, Napoli, Kopenhagen, hingga Helsinki.
- Afrika: Merapat di pelabuhan pesisir seperti Tanjung Verde, Cape Town, hingga Zanzibar.
- Asia: Melintasi kota-kota ikonik seperti Hiroshima, Pulau Jeju, Colombo, dan Malé.
- Amerika: Menjelajahi wilayah Alaska, Sungai Amazon, serta melintasi Terusan Panama.

Seluruh rencana perjalanan dirancang untuk memenuhi daftar impian para pelancong, mulai dari menyaksikan fenomena Cahaya Utara di Arktik hingga mengunjungi Tembok Besar China.

Meski demikian, penumpang tidak diwajibkan untuk mengikuti keseluruhan durasi pelayaran. Penyedia jasa perjalanan menyediakan opsi pemesanan untuk 24 segmen pelayaran regional yang lebih pendek.

Pihak penyelenggara juga telah membuka pemesanan untuk paket pelayaran dunia tahap kedua berdurasi 367 hari yang dijadwalkan bertolak dari Australia pada Februari 2027 mendatang, dengan tarif mulai dari US$85.880 (sekitar Rp1,5 miliar).

(wiw/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK