Tak Perlu Panik, Ini Cara Mencegah Penularan Influenza A Menurut Pakar
Kasus influenza baru-baru ini dilaporkan melonjak di sejumlah rumah sakit di beberapa daerah. Bisa menyerang siapa saja, penularan penyakit ini perlu diwaspadai.
Terlebih, menurut hasil surveilans Kementerian Kesehatan (Kemenkes) kasus ini mayoritas terjadi pada anak-anak. Hal ini diungkapkan Kepala Biro Komunikasi Informasi dan Publik Kemenkes, Aji Muhawarman.
"Kasus influenza yang terdeteksi tersebut mayoritas terjadi pada kelompok usia 0-4 tahun, dengan proporsi mencapai 33 persen," ujar Aji di Jakarta, mengutip Detikhealth.
Meski kasus influenza A meningkat, menurut Guru Besar Departemen Mikrobiologi Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan (FKKMK) UGM, Tri Wibawa, masyarakat tidak perlu menanggapi secara berlebihan.
Tri mengatakan, influenza A(H1N1) yang saat ini beredar, merupakan turunan dari virus pandemi H1N1 2009 yang sudah mengalami perubahan genetik.
"Temuan influenza A pada bulan Agustus 2026 yang meningkat, tidak perlu ditanggapi berlebihan, meskipun tetap saja perlu disiapkan mitigasi risikonya," ujar Tri pada Minggu (20/9), seperti dikutip dari laman UGM.
Influenza umumnya disebabkan virus influenza tipe A dan B. Gejala yang menyertainya, biasanya demam yang kadang disertai rasa menggigil, sakit tenggorokan, batuk, hidung berair, nyeri otot, sakit kepala, hingga timbul rasa lelah.
Tri mengingatkan, masyarakat perlu lebih memperhatikan kondisi kelompok dengan risiko tinggi mengalami komplikasi akibat influenza. Selain anak di bawah lima tahun, lansia di atas 65 tahun, pengidap penyakit kronis, dan orang yang mengalami penurunan sistem imun juga perlu diperhatikan.
"Kelompok masyarakat yang rentan adalah lansia di atas 65 tahun, anak-anak di bawah 5 tahun, orang dengan penyakit kronis, dan orang yang mengalami penurunan tingkat kekebalan lainnya," tuturnya.
Tri juga memberikan tips untuk mencegah penularan influenza. Berikut ini enam panduannya:
- Jaga pola hidup sehat.
- Terapkan etiket batuk atau bersin, dengan menutup mulut ketika melakukannya.
- Mencuci tangan secara rutin, untuk meminimalisasi penularan melalui kontak fisik.
- Hindari kontak erat, terutama dengan orang yang sedang mengidap influenza
- Penggunaan masker, khususnya pada orang yang sedang sakit agar risiko penularan kepada orang lain dapat dikurangi.
- Vaksinasi influenza, dapat diberikan terutama kepada kelompok yang rentan mengalami komplikasi.
Tri mengimbau masyarakat menerapkan enam langkah pencegahan di atas agar penularan virus Influenza bisa diminimalkan.
(rti)