10 Ciri-Ciri Anjing Cacingan, Tangani Sebelum Terlambat

CNN Indonesia
Senin, 05 Okt 2026 02:30 WIB
Ilustrasi. Kenali ciri-ciri anjing cacingan dan segera tangani sebelum terlambat. (CNN Indonesia/ Elise Dwi)
Jakarta, CNN Indonesia --

Cacing merupakan parasit yang umum ditemukan pada anjing. Ciri-ciri anjing cacingan di antaranya, batuk, muntah, diare, dan lesu. Sebaiknya segera tangani sebelum semakin parah.

Pemilik 'anabul' tentu tidak ingin anak-anaknya sakit. Pun sebaiknya pemilik hewan peliharaan termasuk anjing cukup peka untuk mengenali kondisi mereka saat sakit. Cacingan jadi salah satu masalah umum pada anjing. 

Sebagian orang menganggap anjing yang cacingan dapat terlihat dari kondisi feses yang bercampur dengan cacing. Namun ternyata tidak semua cacing dapat dilihat dengan mata telanjang. 

Ciri-ciri anjing cacingan

Mengutip PetMD, cacing pada anjing umumnya hidup dalam usus. Penyebaran cacing dapat terjadi melalui tanah yang terkontaminasi, kotoran, kutu, atau hewan yang terinfeksi.

Infeksi cacing pada anjing biasanya terjadi karena interaksi dengan anjing lain di tempat umum, di tempat perawatan atau penitipan hewan. Berikut beberapa ciri anjing yang terinfeksi cacing.

1. Batuk

Batuk merupakan tanda umum infeksi cacing pada anjing. Mengenali jenis batuk dan seberapa lama batuk tersebut berlangsung sangat penting untuk deteksi dan penanganan dini.

2. Muntah

Muntah yang disertai dengan cacing yang terlihat dapat mengindikasikan infeksi cacing gelang. Muntah yang sering terjadi harus segera diperiksakan ke dokter hewan untuk memastikan tidak ada masalah kesehatan lain.

3. Diare

Cacing dapat menyebabkan tinja lembek dan diare pada anjing yang berpotensi menyebabkan dehidrasi. Diare berdarah, terutama pada anjing yang terinfeksi cacing tambang, membutuhkan penanganan dokter hewan untuk mencegah komplikasi serius.

4. Lemah

Anjing yang terinfeksi cacing bisa menjadi lesu dan kurang aktif akibat hilangnya darah dan nutrisi. Cacing tambang, khususnya, dapat mengancam jiwa jika tidak segera ditangani, baik pada anak anjing maupun dewasa.

5. Perut buncit

Penampilan perut yang kembung atau buncit yang umum terjadi pada anak anjing dapat menunjukkan ciri-ciri anjing cacingan.

6. Perubahan nafsu makan

Anjing dengan infeksi cacing akan mengalami penurunan atau peningkatan nafsu makan secara tiba-tiba. Meskipun nafsu makan meningkat, penurunan berat badan tetap terjadi sehingga diperlukan pemeriksaan oleh dokter hewan.

7. Bulu kusam

Bulu yang kusam dan kering, rontok atau ruam bisa menjadi tanda adanya masalah seperti cacingan. Selain cacingan, berbagai parasite lain juga dapat menyebabkan kerontokan bulu, jadi konsultasilah dengan dokter hewan.

8. Gatal dan iritasi kulit

Iritasi kulit, ruam dan rasa gatal yang meningkat dapat timbul akibat infeksi cacing yang parah. Gejala tersebut dapat memicu perilaku seperti menggigit atau menjilat tubuh untuk meredakan rasa gatal.

9. Terlihat tidak nyaman

Rasa tidak nyaman anjing akan terlihat seperti menyeret-nyeret bokong di tanah atau menjilat area sekitarnya secara berlebihan. Perilaku ini sering kali disebabkan oleh iritasi akibat cacing atau telurnya.

10. Perubahan pada kotoran

Perubahan pada kotoran yang tidak normal dari segi warna, konsistensi ataupun bau dapat menjadi ciri-ciri anjing cacingan.

Perhatikanlah kebiasaan anjing untuk buang air karena perubahan apa pun yang menetap dan mengindikasikan masalah kesehatannya.

(glo/els)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK